Wednesday, 21 October 2026


Tiga Jurus Redam Harga Beras

01 Mar 2024, 09:56 WIBEditor : Yulianto

Bantuan pangan jadi salah satu jurus pemerintah redam harga beras

TABLOIDSINARTANI.COM, JAKARTA---Situasi perberasan di dalam negeri kini tengah mengalami gejolak harga akibat gangguan iklim Elnino. Guna mengatasi persoalan tersebut, pemerintah pun menyiapkan beberapa jurus untuk menahan laju harga pangan pokok masyarakat Indonesia tersebut.

Presiden Joko Widodo saat mengecek langsung ketersediaan Cadangan Beras Pemerintah di Gudang Bulog Batangase Maros, Kamis (22/2) mengakui, El Nino yang melanda di seluruh dunia berdampak pada kenaikan harga, karena jumlah produksi padi menurun. Sementara di sisi lain kebutuhan konsumsi masyarakat cenderung tetap, bahkan mengalami peningkatan.

"Bapak dan Ibu tahu kan kenapa mendapatkan bantuan beras? Karena saat ini harga beras di seluruh dunia sedang naik, kenaikan harga beras ini disebabkan perubahan iklim karena terjadi El Nino. Meskipun demikian negara kita  memberikan bantuan pangan berupa beras  sebanyak 10 kg perbulan kepada jutaan penerima manfaat (KPM)," ungkap Jokowi yang dalam kunjungan tersebut menyaluran bantuan pangan.

Untuk mengatasi kenaikan harga beras, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi mengatakan, pemerintah memiliki tiga program utama sebagai bentuk intervensi pasar untuk menyeimbangkan harga pangan. Program tersebut akan dijalankan Bulog sebagai operator pemerintah.

Pertama, Bulog melaksanakan Intervensi melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) yang mendatangi langsung ke pemukiman penduduk atau tempat keramaian. Kedua, intervensi melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang disalurkan ke retail modern, pasar tradisional dan pasar induk. “Terakhir penyaluran Bantuan Pangan sebanyak 10 Kg ke masing-masing Keluarga Penerima Manfaat (KPM)," ujar Arief.

Selanjutnya Arief mengakui untuk bisa mencapai keseimbangan harga beras, baik di produsen dan konsumen, memang diperlukan waktu. Namun hal ini telah diperhitungkan dengan baik oleh pemerintah, sehingga masyarakat tidak perlu merasa khawatir terhadap harga pangan yang saat ini belum menentu.

Direktur Utama Perum Bulog, Bayu Krisnamurthi menambahkan, salah satu tujuan dari program Bantuan Pangan Beras ini adalah untuk mencukupi kebutuhan beras bagi keluarga penerima manfaat.  "Jadi mereka yang mendapatkan bantuan itu tidak perlu lagi pergi ke pasar, mereka punya beras. Kemudian bagi keluarga yang tidak dapat pembagian bisa membeli beras SPHP yang juga sudah semakin tersedia di mana-mana," ujarnya.

Untuk mengatasi gejolak harga, Bulog mengeluarkan jurus BULOG SIAGA. Apa itu? Baca halaman selanjutnya.

 

Reporter : Julian
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018