Wednesday, 21 October 2026


Swasembada 3 Bulan Lagi? Mentan Amran Optimis Mulai dari Kaltara

30 Sep 2025, 11:41 WIB

Mentan Andi Amran Sulaiman targetkan Indonesia swasembada pangan hanya 3 bulan lagi. Kalimantan Utara disiapkan jadi lumbung pangan nasional sekaligus pintu ekspor ke Malaysia.

TABLOIDSINARTANI.COM, Tarakan -- Mentan Andi Amran Sulaiman targetkan Indonesia swasembada pangan hanya 3 bulan lagi. Kalimantan Utara disiapkan jadi lumbung pangan nasional sekaligus pintu ekspor ke Malaysia.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan komitmennya menjadikan Kalimantan Utara (Kaltara) sebagai pusat pangan nasional sekaligus jalur ekspor strategis ke Malaysia.

Hal itu ia sampaikan dalam kunjungan kerja di Tarakan, Senin (29/9), saat membuka Pekan Daerah Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kaltara 2025.

Amran menilai letak geografis Kaltara yang berbatasan langsung dengan Malaysia merupakan keunggulan yang harus dimanfaatkan.

Komoditas seperti jagung, kakao, kelapa, hingga kopi diproyeksikan bukan hanya memenuhi kebutuhan dalam negeri, tetapi juga menembus pasar ekspor.

“Kalau dulu perbatasan selalu dikaitkan dengan penyelundupan, sekarang harus kita ubah menjadi pintu produksi. Petani bisa menanam komoditas yang bernilai tinggi, ini sekaligus memperkuat pertahanan pangan dan membuka peluang ekspor,” ujar Amran.

Untuk mewujudkan target tersebut, pemerintah menyiapkan anggaran tambahan Rp 9,95 triliun yang akan diarahkan ke program perluasan areal tanam hingga 880 ribu hektare.

Selain itu, ada pula dukungan pembiayaan dari perbankan sebesar Rp 89 triliun serta kredit usaha rakyat (KUR) pertanian lebih dari Rp 100 triliun.

Tidak berhenti di situ, Amran juga memastikan anggaran reguler sektor pertanian tahun depan mencapai Rp 40 triliun, angka tertinggi dalam sejarah pembangunan pertanian Indonesia.

“Ini adalah bukti nyata keberpihakan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat sektor pangan,” tegasnya.

Dengan strategi yang sedang digulirkan, Mentan yakin Indonesia bisa segera mengumumkan pencapaian swasembada.

Target yang awalnya dipatok empat tahun dipangkas drastis.

“InsyaAllah, bila tidak ada hambatan, dalam waktu tiga bulan ke depan Indonesia bisa menyandang status swasembada,” ungkapnya penuh optimisme.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Utara, Zainal Arifin Paliwang menyambut hangat langkah pemerintah pusat.

Menurutnya, dukungan yang begitu besar akan mempercepat transformasi Kaltara menjadi pusat pangan nasional sekaligus basis ekspor komoditas strategis.

“Kami sangat berterima kasih atas perhatian ini. Harapannya, petani di Kaltara semakin maju, sejahtera, dan bisa membuktikan bahwa wilayah perbatasan juga mampu menjadi motor penggerak ekonomi,” tutur Zainal.

Dengan lokasi strategis, dukungan anggaran jumbo, dan program khusus dari pemerintah pusat, Kaltara berpotensi kuat menjadi lumbung pangan baru Indonesia sekaligus gerbang ekspor komoditas unggulan.

Langkah ini diyakini tak hanya memperkuat ketahanan pangan nasional, tetapi juga membuka jalan kesejahteraan bagi jutaan petani.

BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018