Wednesday, 21 October 2026


Bapanas Percepat Bantuan Pangan Bencana di Sumut

16 Dec 2025, 16:21 WIBEditor : Herman

Pengiriman Bantuan Untuk Korban Bencana Sumatera Utara

 

TABLOIDINRTANI.COM, Sumatera Utara --- Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan pemerintah kabupaten/kota terus mempercepat penyaluran bantuan pangan bagi masyarakat terdampak banjir dan bencana alam.

Upaya ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan pangan warga tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat hingga transisi pemulihan.

Hingga 16 Desember 2025, bencana alam di Sumatera Utara tercatat berdampak pada 1.860.566 jiwa. Dari jumlah tersebut, sekitar 500.000 jiwa merupakan Penerima Bantuan Pangan (PBP) beras reguler.

Pemerintah melalui Bapanas telah menyetujui alokasi Cadangan Beras Pemerintah (CBP) untuk tanggap darurat bencana di Sumatera Utara sebesar 6.527 ton.

Dari total alokasi tersebut, realisasi penyaluran telah mencapai sekitar 2.855 ton atau 43,75 persen. Sementara itu, penyaluran bantuan pangan reguler berupa beras dan minyak goreng telah menjangkau 371.199 PBP di berbagai daerah.

Sejumlah kabupaten dan kota mencatatkan kinerja penyaluran yang sangat baik dengan realisasi 100 persen untuk CBP bencana.

Daerah-daerah tersebut meliputi Kabupaten Tapanuli Utara, Kota Padang Sidempuan, Kabupaten Pakpak Bharat, Kabupaten Humbang Hasundutan, Kota Binjai, Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Serdang Bedagai, Kota Tebing Tinggi, dan Kabupaten Asahan.

Direktur Distribusi dan Cadangan Pangan Bapanas, Rachmi Widiriani, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil sinergi dan koordinasi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan.

“Capaian 100 persen di sejumlah daerah menunjukkan bahwa koordinasi antara Bapanas, Perum Bulog, dan pemerintah daerah berjalan efektif. Fokus utama kami adalah memastikan seluruh keluarga terdampak bencana di Sumatera Utara mendapatkan akses pangan yang cukup dan tepat waktu,” ujar Rachmi, Senin (16/12).

Komitmen pemerintah daerah juga menjadi faktor kunci kelancaran distribusi bantuan. Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor, menegaskan bahwa penyaluran bantuan dilakukan hingga menjangkau wilayah dengan akses terbatas.

“Kami memastikan beras bantuan tiba di tangan warga terdampak tanpa tertunda, termasuk di desa-desa dengan akses sulit. Berkat dukungan Bapanas dan Bulog, seluruh alokasi CBP bencana untuk Pakpak Bharat telah tersalurkan 100 persen,” katanya.

Hal serupa disampaikan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas. Ia mengapresiasi kerja sama lintas instansi dalam penanganan bencana di wilayahnya.

“Di Kota Medan, seluruh alokasi CBP bencana telah tersalur sepenuhnya dan lebih dari 94 persen penerima bantuan pangan telah menerima haknya. Capaian ini tidak terlepas dari sinergi antarinstansi dan gotong royong masyarakat di lapangan,” ujarnya.

Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan, juga menekankan pentingnya kecepatan dan ketepatan sasaran dalam penyaluran bantuan.

“Kami telah menuntaskan penyaluran 100 persen CBP bencana dengan tetap menjaga akurasi data penerima. Koordinasi akan terus dilakukan agar bantuan pangan reguler maupun lanjutan dapat berjalan lancar,” ungkapnya.

Percepatan penyaluran bantuan pangan ini merupakan instruksi langsung Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional, Andi Amran Sulaiman.

Ia menegaskan bahwa respons terhadap permintaan bantuan dari daerah harus dilakukan tanpa penundaan.

“Begitu ada permintaan bantuan dari daerah, langsung kami respon. Tidak boleh menunggu. Stok harus dikirim saat itu juga karena masyarakat membutuhkan pangan hari ini, bukan besok,” tegasnya di Jakarta, Selasa (2/12).

Ke depan, Bapanas akan terus melakukan pemantauan harian terhadap perkembangan penyaluran bantuan serta memastikan kecukupan stok di gudang-gudang strategis Perum Bulog.

Koordinasi dengan pemerintah daerah dan BPBD juga terus diperkuat untuk mengatasi kendala distribusi di lapangan, termasuk akibat cuaca dan kondisi wilayah terdampak.

Reporter : Echa
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018