Monday, 19 October 2026


Kementan Kerahkan Petani hingga Brigade Pangan, Banten Mulai Tanam Serentak

20 Jul 2026, 06:33 WIBEditor : GESHA

Kementerian Pertanian (Kementan) menggerakkan petani, penyuluh pertanian, Brigade Pangan, dan pemerintah daerah dalam Gerakan Tanam Padi Serempak di Provinsi Banten sebagai bagian dari percepatan peningkatan produksi pangan nasional menuju swasembada pang

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Malimping --- Kementan mengerahkan petani, penyuluh, dan Brigade Pangan menggelar tanam serentak di Banten untuk mempercepat swasembada pangan dan meningkatkan produksi padi.

Kementerian Pertanian (Kementan) menggerakkan petani, penyuluh pertanian, Brigade Pangan, dan pemerintah daerah dalam Gerakan Tanam Padi Serempak di Provinsi Banten sebagai bagian dari percepatan peningkatan produksi pangan nasional menuju swasembada pangan.

Kegiatan yang digelar Sabtu (18/7/2026) tersebut merupakan bagian dari Gerakan Tanam Padi Serempak yang dilaksanakan secara bersamaan di 25 provinsi. Secara nasional, kegiatan dipusatkan di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, sementara di Banten pelaksanaan tanam berlangsung di Desa Rahong, Kecamatan Malimping.

Pada kegiatan itu, petani melakukan penanaman padi seluas 20 hektare menggunakan varietas unggul Inpari 32 yang dikenal memiliki produktivitas tinggi dan adaptif di berbagai kondisi lahan. Dari areal tersebut diperkirakan mampu menghasilkan sekitar 6 ton gabah per hektare.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan percepatan tanam menjadi strategi utama pemerintah untuk menjaga peningkatan produksi pangan nasional. Menurutnya, seluruh lahan produktif harus dimanfaatkan secara optimal agar kebutuhan pangan masyarakat dapat dipenuhi secara mandiri.

Gerakan tanam serentak tersebut juga menjadi bagian dari upaya mempercepat pemanfaatan lahan pertanian, meningkatkan indeks pertanaman (IP), sekaligus memperkuat fondasi swasembada pangan nasional.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, mengatakan Gerakan Tanam Serempak merupakan langkah nyata Kementerian Pertanian dalam memperkuat produksi pangan melalui sinergi seluruh pemangku kepentingan.

"Gerakan Tanam Serempak ini bukan hanya kegiatan menanam, tetapi juga wujud ikhtiar bersama dalam mempercepat peningkatan produksi pangan nasional. Saya mengajak penyuluh pertanian, Brigade Pangan, pemerintah daerah, dan para petani untuk terus mempercepat tanam, mengoptimalkan pemanfaatan lahan, serta memanfaatkan teknologi pertanian guna mewujudkan swasembada pangan," ujar Arsanti.

Selain melibatkan petani dan penyuluh, kegiatan di Banten juga mendapat dukungan dari Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian (BB Pustaka). Kepala BB Pustaka, Eko Nugroho Dharmo Putro, menilai keberhasilan swasembada pangan tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan benih, pupuk, maupun teknologi, tetapi juga kemampuan petani mengakses informasi dan pengetahuan pertanian.

Menurut Eko, literasi pertanian menjadi fondasi penting dalam transformasi menuju pertanian modern yang lebih produktif dan efisien.

"Gerakan Tanam Padi Serempak ini menunjukkan semangat kolaborasi seluruh insan pertanian dalam mendukung swasembada pangan. Kami mendorong petani menerapkan metode Pertanian Modern Advanced Agricultural System (PM-AAS) sebagai upaya meningkatkan produktivitas hingga 10 ton per hektare," katanya.

Ia menjelaskan BB Pustaka terus memperkuat layanan informasi pertanian melalui berbagai sumber pengetahuan yang mudah diakses petani, penyuluh, maupun Brigade Pangan. Dengan meningkatnya literasi pertanian, petani diharapkan mampu mengambil keputusan budidaya yang lebih tepat sekaligus beradaptasi terhadap tantangan perubahan iklim dan perkembangan teknologi.

"Kami berharap Gerakan Tanam Serempak ini menjadi momentum memperkuat budaya belajar di kalangan petani. Ketika teknologi, literasi, dan semangat gotong royong berjalan bersama, target swasembada pangan akan semakin cepat terwujud," ujarnya.

Sementara itu, Penyuluh Pertanian Lapangan pendamping Brigade Pangan, Aat, mengatakan pendampingan intensif menjadi faktor penting dalam menjaga keberhasilan program peningkatan produksi padi. Penyuluh bersama Brigade Pangan akan mendampingi petani mulai dari persiapan lahan, penanaman, pemeliharaan hingga panen.

"Melalui Gerakan Tanam Padi Serempak ini kami ingin membangun semangat bersama untuk meningkatkan produksi pangan. Dengan penerapan teknologi budidaya yang tepat dan pendampingan berkelanjutan, kami optimistis target peningkatan produksi padi di Banten dapat tercapai," katanya.

Gerakan Tanam Padi Serempak di Banten sekaligus menunjukkan kolaborasi antara petani, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), Brigade Pangan, pemerintah daerah, dan berbagai instansi pertanian dalam mempercepat musim tanam.

Melalui langkah tersebut, Kementerian Pertanian berharap produktivitas padi terus meningkat, pemanfaatan lahan pertanian semakin optimal, serta target swasembada pangan nasional dapat diwujudkan secara berkelanjutan.

Reporter : SHINTA
Sumber : BB PUSTAKA
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018