Tuesday, 20 October 2026


Turunkan 30 Combine Harvester, Panen Raya IP 300 Sidrap Pecah Rekor

21 Jul 2026, 11:53 WIBEditor : Herman Pratikno

Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif pimpin panen raya IP 300

TABLOIDSINARTANI.COM, Sidrap --- Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) kembali membuktikan keseriusannya dalam membangun sektor pertanian modern. Melalui pelaksanaan panen raya program Indeks Pertanaman (IP) 300 di Desa Bila Riase, Kecamatan Pitu Riase, Senin (20/7).

Dalam panen serentak tersebut, tercatat produktivitas padi yang mengesankan mencapai 8 hingga 10 ton gabah per hektare.

Panen raya dipimpin langsung Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, di hamparan sawah seluas sekitar 50 hektare. Yang menarik perhatian, sebanyak 30 unit mesin panen modern (combine harvester) dioperasikan secara bersamaan untuk memanen padi.

Pemandangan ini menjadi simbol nyata transformasi pertanian menuju sistem budidaya yang lebih modern, efisien, dan berdaya saing.

Penggunaan teknologi mekanisasi dalam panen tidak hanya mempercepat proses pemanenan, tetapi juga mampu menekan kehilangan hasil panen sekaligus meningkatkan efisiensi biaya produksi. Keberhasilan tersebut semakin diperkuat dengan hasil ubinan yang menunjukkan produktivitas mencapai 8–10 ton gabah per hektare, sebuah capaian yang memperlihatkan efektivitas penerapan program IP 300 dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan pertanian.

Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif menegaskan, pembangunan pertanian saat ini tidak cukup hanya berfokus pada peningkatan produksi, tetapi juga harus mampu meningkatkan kesejahteraan petani melalui pemanfaatan teknologi, inovasi, dan mekanisasi.

"Saya ingin petani Sidrap menjadi petani yang maju, mandiri, dan modern. Bertani hari ini tidak lagi hanya mengandalkan tenaga, tetapi juga ilmu pengetahuan, teknologi, dan alat mesin pertanian. Kalau petani kita maju, hasil panennya meningkat, pendapatannya bertambah, dan kesejahteraannya juga ikut naik," ujar Syaharuddin.

Menurutnya, pengoperasian puluhan combine harvester secara serentak menjadi bukti bahwa sektor pertanian Sidrap terus bergerak menuju era pertanian modern. Pemerintah Kabupaten Sidrap, kata dia, akan terus memperkuat berbagai program pendukung guna menjaga produktivitas pertanian tetap tinggi.

Berbagai upaya tersebut meliputi penyediaan benih unggul, distribusi pupuk, rehabilitasi dan peningkatan jaringan irigasi, hingga penyaluran bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) agar petani semakin mudah meningkatkan hasil usahanya.

Syaharuddin juga menegaskan komitmennya menjaga seluruh lahan pertanian tetap produktif melalui pola tanam yang terjadwal sehingga target peningkatan produksi dapat terus tercapai.

"Saya tidak ingin ada sawah yang terlantar. Semua lahan harus produktif. Kita harus tanam tepat waktu, panen tepat waktu, lalu tanam kembali. Dengan semangat itu, saya yakin target produksi gabah Sidrap akan terus meningkat. Yang paling penting, petani kita harus merasakan manfaatnya dan hidup lebih sejahtera," tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh petani untuk terus mempertahankan budaya gotong royong dan semakin terbuka terhadap berbagai inovasi pertanian agar Kabupaten Sidrap tetap menjadi salah satu lumbung pangan nasional yang mampu menopang ketahanan pangan Indonesia.

Panen raya IP 300 tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Sidrap Dapil IV, Kepala BPS Sidrap Andi Asmarani, Asisten Ekonomi Pembangunan Patahangi Nurdin, Kepala Dinas Pendidikan Sirajuddin, Kepala Satpol PP dan Damkar Andi Gustianti, Camat Pitu Riase Andi Mukti Ali, para kepala desa se-Kecamatan Pitu Riase, serta sejumlah pejabat terkait.

 

Reporter : Suriady
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018