Sunday, 09 May 2021


Melalui Program IPDMIP, Alumni Agroekoteknologi Buat SL Pupuk Organik

26 Apr 2021, 07:49 WIBEditor : Ahmad Soim

Sekolah Lapangan pembuatan pupuk organik di Pandeglang | Sumber Foto:Suroyo

 

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Pandeglang – Kementerian Pertanian mengajak petani di Pandeglang Banten untuk membuat pupuk organik. Pupuk bisa digunakan untuk meningkatkan kesuburan lahan atau dijual untuk menambah pendapatan.

Program pengembangan pupuk organik di Pandeglang di antaranya dijalankan melalui  Program Intergrated Participatory Development and Management Irrigation Program (IPDMIP). Dalam program dari pemerintah untuk keberlanjutan Irigasi ini  salah satu kegiatannya adalah pengembangan sumberdaya manusia melalui sekolah lapang penerapan teknologi untuk meningkatkan produktifitas terutama komoditas Padi.

Kegiatan sekolah lapang dilaksanakan pada tanggal 21 April 2021 bertempat di Kampung Kadukombong, Desa Menes, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten dihadiri oleh 2 orang petani muda, 25 orang petani penggarap, 1 orang Staff Lapangan IPDMIP dan 2 orang Penyuluh Pertanian Lapangan dengan Materi pembuatan pupuk organik

Yanuar Sulistiono Alumni Program Studi Agroekoteknologi Faperta Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Serang Banten, Staff lapangan IPDMIP mengatakan: “Potensi  sumberdaya untuk pembuatan pupuk organik di Kecamatan Menes sangat melimpah karena terdapat peternakan ayam petelur yang limbahnya bisa dimanfaatkan oleh petani”

BACA JUGA:

Ono sapaan akrab Yanuar Sulistiono mengatakanpupuk organik dapat dimanfaatkan warga yang berprofesi sebagai petani. “Petani minimalnya dapat memenuhi kebutuhan sendiri dan maksimalnya dapat menjual pupuk organik yang dibuat sehingga dapat menjadi nilai tambah”

Manfaat pupuk organik adalah untuk mengembalikan kesuburan tanah, menyediakan hormon dan vitamin bagi tanaman, menaikan pH tanah, meningkatkan aktivitas Mikroba tanah, memperbaiki sifat fisik dan kimia tanah dan meningkatkan ketersediaan hara di dalam tanah.

“Besar harapan dengan penggunaan pupuk organik maka lingkungan akan lestari dan akan menciptakan pangan yang lebih sehat selain itu dapat menekan pengeluaran untuk pupuk kimia karena bila terus menggunakan pupuk kimia maka tanah pertanian menjadi kurang subur” tutup ono yang juga menjabat sebagai sekretaris bidang humas dan kerjasama Alumni Agroekoteknologi Untirta. 

 === 

Sahabat Setia SINAR TANI bisa berlangganan Tabloid SINAR TANI dengan KLIK:  LANGGANAN TABLOID SINAR TANIAtau versi elektronik (e-paper Tabloid Sinar Tani) dengan klikmyedisi.com/sinartani/ 

 

Reporter : Suroyo
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018