Saturday, 29 January 2022


Penting, Peran Camat Sinergikan Potensi Pertanian Desa

01 Nov 2021, 15:30 WIBEditor : Yulianto

Mentan SYL saat pelatihan camat di PPMKP | Sumber Foto:PPMKP

TABLOIDSINARTANI.COM, Bogor---Peran kecamatan untuk menyinergikan potensi pertanian yang ada di desa. Karena itu, Kementerian Pertanian akan menyiapkan anggaran, prasarana dan sarana produksi pertanian sebagai upaya membangun lumbung pangan di 7.230 kecamatan di seluruh Indonesia.

“Kekuatan negara, salah satunya ada pada kecamatan yang mengkoordinasi desa-desa di wilayahnya,” kata Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo saat memberikan arahan pelatihan untuk Camat seluruh Indonesia,  yang berlangsung di Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP) Ciawi Bogor, beberapa waktu lalu.

SYL menilai, kecamatan memiliki peran penting dalam memberi energi dan menyinergikan semua potensi pertanian di desa agar terbangun lumbung pangan masyarakat, baik untuk ketersediaan pangan dalam negeri maupun komoditas ekspor. “Kita bisa bayangkan 7.230 kecamatan di Indonesia memiliki lumbung pangan masing – masing seluas 100 hektar. Insha Allah pertanian kita pasti semakin kuat,” tegasnya.

SYL menilai, camat bisa berperan strategis dalam mensukseskan pembangunan pertanian dikecamatan secara masif. Di mata SYL yang pernah juga pernah menjadi camat di Sulawesi Selatan, camat adalah komandan di kecamatan yang mampu menemukan, memenuhi  harapan masyarakatnya dan mensolusikannya bersama.

“Camat juga harus bisa menjaga kepercayaan rakyat, karena dengan kepercayaan itu mampu mengaturnya. Itu bisa dilakukan, kalau kita mampu memaintenance, memobilize dan mensupport,” tuturnya.

Perbaiki BPP

SYL juga berpesan agar camat memperbaiki Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) yang dahulu berada di bawah kecamatan dan memfungsikannya kembali menjadi tempat pelatihan, tempat camat, danramil menyatu. BPP kini difungsikan sebagai  Komando Strategis Pembangunan Pertanian (Kostratani) dan camat sebagai komandannya.  

“Dengan Kostratani, kita ingin pertanian bergerak lebih kuat dan  cepat, lebih besar, sehingga masyarakat mendapatkan kesejahteraan dari situ,” katanya. Karena itu, SYL berharap dengan pelatihan camat untuk membangun mindset pertanian menciptakan sebuah agenda yang nantinya dijabarkan para camat melalui Kostratani.

“Ini juga sebagai upaya asistensi bagi petani dan petani sendiri. Asistensi itu melalui budidaya, pascapanen dan kemudian masuk  ke bagaimana mencarikan pasar yang tepat,” tuturnya.

Sebelumnya Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Prof. Dedi Nursyamsi menyatakan, Kostratani menjadi program yang harus didukung penuh camat. Sebab, camat bertanggung jawab penuh atas akselerasi pertanian melalui Kostratani di daerahnya.

“Kostratani sudah menjalankan tugasnya dengan baik sehingga harus terus disupport,” tegasnya. Dengan strategisnya fungsi Kostratani, lanjut Dedi, ada beberapa formula yang disuntikkan.

Kostratani mendorong peran optimal pemimpin daerah, meningkatkan sinergitas antara pelaku juga program, hingga menambah jejaring kerja Kostratani dengan instansi pemerintah lainnya dan swasta di daerah. Ada juga peningkatan peran pimpinan non formal kemasyarakatan.

“Kostratani memiliki fungsi strategis yang besar. Sebab, produktivitas pertanian dan keberhasilan pembangunan pertanian di daerah bisa ditingkatkan melalui Kostratani. Kostratani juga sudah tersebar di seluruh wilayah di Indonesia karena keberadaannya sesuai BPP,” terang Dedi.

Dalam hirarki Kostratani, BPP memang berperan sebagai sekretariat. Fungsinya adalah pusat data dan informasi, pusat gerakan pembangunan pertanian, dan pusat pembelajaran. Ada juga peran BPP sebagai pusat konsultasi agribisnis dan pusat pengembangan jejaring kabupaten.

Seperti diketahui Kementan melalui BPPSDMP melaksanakan Pelatihan Pertanian bagi Camat seIndonesia secara offline dan online pada 28 – 29 Oktober 2021. Pelatihan offline digelar selama satu hari di 36 titik diseluruh Indonesia bertempat di UPT Kementan.

Reporter : Regi (PPMKP)
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018