Kamis, 20 Juni 2024


Lidwina Arrungan, Srikandi Perbenihan Perkebunan Asal Sulawesi

14 Nov 2022, 09:54 WIBEditor : Herman

Lidwina Arrungan, founder PT. Triwana Lestari Abadi

TABLOIDSINARTANI.COM, Sulawesi --- Siapa bilang pengusaha identik dengan kaum pria? dalam bisnis penangkaran tanaman perkebunan ternyata ada Srikandi Perbenihan yang sukses dalam menjalankan usahanya dengan gaya yang berbeda.

Adalah Lidwina Arrungan, founder PT. Triwana Lestari Abadi, salah satu dari sedikit pengusaha perbenihan dari kaum perempuan. Hebatnya, penangkar tanaman kopi, kakao dan kelapa sawit ini sudah menjalankan usahanya sejak tahun 2010, sementara di kegiatan penyediaan benih untuk reboisasi, penangkar asal Sulawesi Selatan sudah digeluti sejak tahun 2006. 

Setidaknya jutaan bibit sudah diproduksi dari kebun pembibitannya yang berada di wilayah Bebunta Luwu Utara dan Sangalla Utara, Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Bibit yang sidah disebarkan ke berbagai sentra perkebunan di Sulawesi sebagian  besar telah menghasilkan.

Saat ini, bibitnya telah menghasilkan dan ratusan ha lahan kritis telah menjadi hijau. Sepanjang tahun 2021-2022 Lidwina mampu menghasilkan bibit kakao sebanyak  1.000.000 batang, kopi  500.000 batang dan sawit 100.000 batang. Sekaligus menjadi salah satu pemilik penangkar perempuan terbesar di Indonesia.

“Dalam mengembangkan usaha, saya menerapkan prinsip setia kawan. Saya sering melibatkan rekan-rekan penangkar lain setiap kali saya mendapatkan pekerjaannya. Saya ingin kami sama-sama hidup”, jelasnya.

Selain itu, ia menerapkan prinsip melayani, dimana ia ingin bibit yang berasal dari kebunnya harus berbakti kepada petani yang menanam. Sehingga ia sangat peka terhadap mutu bibit yang ia bagikan dan pastikan masyarakat mendapatkan yang terbaik. Ia juga aktif dalam kegiatan aktivitas lingkungan pada 3 tahun terakhir di wilayah Nusa Tenggara Timur.

Ia mengaku spirit kebersamaan dan kepekaan akan bagaimana nasib mereka yang kelak menggunakan bibitnya berakar dari kepribadiannya sebagai seorang perempuan dan juga Ibu. 

Reporter : Drs. Nono Suharyono
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018