Jumat, 13 Desember 2019


Yant Sorghum, Sabet Penghargaan Agribiz Challenge 2019

26 Agu 2019, 17:25 WIBEditor : Yulianto

Penghargaan untuk Yant Shorgum | Sumber Foto:AYO Indonesia

Agribiz Challenge diharapkan dapat menjadi sarana peningkatan animo hingga kapabilitas pebisnis muda pertanian di Indonesia. Mengingat makin rendahnya minat generasi muda terhadap pengembangan sektor pertanian khususnya melalui pendekatan aspek bisni

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta---AYO Indonesia (Agribusiness Youth Organization Indonesia) bekerja sama dengan PIKIR Institute, menginisiasi penyelenggaraan Agribiz Challenge 2019 sebagai upaya menumbuh-kembangkan pebisnis muda di sektor agribisnis yang memiliki solusi teknologi, untuk optimalisasi potensi serta peluang industri secara berkelanjutan.

Setelah sukses diadakan pada 2016 lalu, Agribiz Challenge 2019 (AC19) adalah program pencarian dan penghargaan kepada kaum muda Indonesia yang memiliki teknologi tepat guna dibidang agribisnis, yang berpotensi menjadi wirausaha besar di sektor agri industri di masa depan.

Disponsori PLN, event ini diikuti 968 peserta yang berasal dari pelbagai daerah di Indonesia. Dari mulai yang masih bersifat ide bisnis, prototipe hingga bisnis yang telah berjalan ikut beradu gagasan dalam event ini. Agribiz Challenge 2019 yang diadakan sejak Februari ini akhirnya menetapkan Yant Sorghum yang berasal dari Lombok Tengah Provinsi NTB sebagai juara Agribiz Challenge 2019. Sebuah bisnis pengolahan pangan berbahan baku dari Sorghum ini berhasil lolos menjadi pemenang dengan nilai tertinggi berdasarkan review dari dewan juri.

Aspek-aspek yang menjadi bobot penilaian antara lain karakter, aspek teknologi, dampak sosial, aspek bisnis dan terakhir potensi industri. Adapun dewan juri dalam Agribiz Challenge 2019 adalah Prof. Dr. Ir. Erizal Jamal, Kepala Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP) Kementerian Pertanian, Adhi S Lukman (Ketua GAPMMI) sebagai representasi dari industri, Andreas Sanjaya (Founder & CEO iGrow Asia) sebagai representasi praktisi, Kurniawan Triwidya Arief (Ketua AYO Indonesia) dan Adie Marzuki (Founder PIKIR Institute).

Sebelumnya, setelah melalui seleksi dan penilaian yang ketat, sebanyak 9 peserta dinyatakan lolos babak final yakni KopiTani.id dari Makassar, Yant Sorghum (NTB), Desa Aplikasi (Yogyakarta), Sari Kedelai (Suked), Squah Squad (Bogor), Telo Bakery (Yogyakarta), Kota Naga (Nganjuk Jatim) dan Asap Cair (Vivin Qorialfath).

Agribiz Challenge diharapkan dapat menjadi sarana peningkatan animo hingga kapabilitas pebisnis muda pertanian di Indonesia. Mengingat makin rendahnya minat generasi muda terhadap pengembangan sektor pertanian khususnya melalui pendekatan aspek bisnis teknologi.

Kurniawan T Arief, Ketua AYO Indonesia mengatakan, lomba sebagai inisiasi menjawab keprihatian melihat kondisi dunia agribisnis Indonesia yang minim partisipasi kalangan pemuda.Kami percaya bahwa salah satu kunci majunya dunia pertanian di Indonesia adalah melalui pendekatan inovasi dan adopsi teknologi yang tepat guna. Melalui Agribiz Challenge 2019 ini semoga dapat menjadi jalan alternatif kaum muda mengembangkan bisnis pertaniannya menjadi lebih baik,” ujarnya.

Reporter : Iqbal
BERITA TERKAIT
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018