Monday, 23 May 2022


Serap KUR Terbesar, Menko Perekonomian Berikan Penghargaan ke Mentan

20 Jan 2022, 17:05 WIBEditor : Yulianto

Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto memberikan penghargaan kepada Mentan SYL | Sumber Foto:Humas Kementan

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta---Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto memberikan penghargaan atas capaian penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Pertanian kepada Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL).

"Capaian penyaluran KUR kementan selama 2021 sangatlah besar, dimana tahun 2021 telah dinikmati oleh 7,5 juta debitur dan permintaannya terus meningkat," ujar Menko Airlangga yang juga sekaligus Ketua Komite Kebijakan Pembiayaan bagi UMKM, Selasa, (18/1).

Menko Airlangga mengapresiasi penyaluran KUR pertanian yang digulirkan Kementerian Pertanian selama beberapa tahun terakhir. Menurutnya, fasilitas KUR mampu memberi dampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Apalagi, selama ini layanan KUR mampu membuat banyak petani kembali menghidupkan usaha taninya.

"KUR juga berdampak besar terhadap pengembangan usaha peternakan terintegrasi, pengembangan industri rumput laut, padat karya pertanian dan perikanan, kartu tani pupuk bersubsidi, pengendalian alih fungsi lahan dan pengembangan korporasi petani," terangnya. 

Tahun 2022 pemerintah telah menaikkan plafon KUR menjadi Rp 373,17 triliun. Untuk itu Menko Airlangga berharap bahwa UMKM dapat termotivasi dan KUR bisa disalurkan dengan baik.

“Saya ucapkan selamat dan juga berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dan Saya harap pelaksanaan KUR pada tahun 2022 akan menjadi lebih baik lagi dari pada tahun 2021,“ ungkapnya.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) menyampaikan terimakasih atas perhatian Menko Perekonomian terhadap jalannya program KUR Pertanian yang bergulir selama beberapa tahun terakhir, khususnya dalam mendukung upaya peningkatan pangan nasional. Menurutnya, pihaknya menyadari keterbatasan anggaran pemerintah, yang tidak akan mampu sepenuhnya membiayai sektor pertanian. 

"Karenanya capaian KUR yang sangat baik ini, kami ucapkan terima kasih kepada Bapak HIMBARA, petani dan kepada semua pihak yang mendukung jalannya Pertanian maju, mandiri dan modern,” ucapnya.

Dikatakan, Kementan akan terus memacu sektor pertanian agar kesejahteraan petani tercapai. Yakni dengan membantu permodalan usaha tani dan mampu bertahan di tengah badai pandemi covid-19.

Sebagai informasi, Serapan realisasi KUR di sektor pertanian pada tahun 2021 telah mencapai Rp 85,62 triliun atau 122,31 persen dari target Rp 70 triliun dengan 2,6 juta debitur. Capaian ini naik lebih tinggi dibandingkan capaian KUR pertanian 2020 sebesar Rp 55 triliun.

KUR pertanian 2021 mencakup KUR tanaman pangan Rp 23,0 triliun terutama untuk padi, jagung, ubi kayu, penggilingan. KUR perkebunan Rp 29,7 triliun, KUR peternakan Rp 15,5 triliun, KUR hortikultura Rp 10,8 triliun dan KUR jasa pertanian lainnya.

Tingginya realisasi penyaluran KUR sektor pertanian tidak terlepas dari inovasi dan kebijakan KUR sektor pertanian yang dilakukan Kementan seperti meningkatkan KUR tanpa agunan tambahan. 

Kemudian pemberian fasilitas KUR khusus untuk kelompok (cluster) komoditas pertanian dan komoditas produktif lainnya dengan perusahaan mitra sebagai bapak angkat (offtaker). Serta relaksasi ketentuan KUR berupa penundaan pembayaran pokok, perpanjangan jangka waktu dan penambahan limit KUR.

Reporter : Julian
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018