
Bupati Aceh Tamiang (tengah/safari coklat) bersama dewan guru dan alumni SMA Teuku Umar Karang Baru
TABLOIDSINARTANI.COM, Aceh Tamiang --- Sektor pendidikan merupakan peluang bisnis yang sangat menjanjikan, untuk itu jika ada yang berminat berinvestasi dalam dunia pendidikan, pihaknya akan menyediakan lahan secara hibah.
“Jiwa dan semangat alumni harus tetap hidup dan terus dipupuk, dipelihara serta dapat turut berkontribusi dalam membangun Aceh Tamiang kedepan," ungkap Bupati Aceh Tamiang, H. Mursil.SH.MKn saat memberikan sambutan acara reuni alumni SMA Teuku Umar, di gedung SKB, Karang Baru, Aceh Tamiang, Sabtu (13/3).
Menurutnya, walaupun SMA Teuku Umar sudah ada sejak 1976 dan ditutup pada era tahun 1995, namun telah menghasilkan ribuan alumni dan sukses di bidangnya. Untuk itu dia berharap agar ada diantara para alumni yang berminat dan membangun kembali sekolahnya dengan nama Teuku Umar atau nama lainnya.
Bupati juga menyampaikan apresiasi atas kegitan tersebut, tidak saja merajut tali silaturrahmi dan memupuk rasa persaudaran diantara sesama alumi, namun dengan adanya penyantunan bagi anak yatim merupakan suatu hal yang baik dan positif serta sangat bermanfaat.
"Mari kita jadikan momen ini sebagai motivasi dan tetap menjaga solidaritas sehingga dapat bersinergi dalam membangun kabupaten Aceh Tamiang dalam mewujudkan visi “Mandiri dan Berdaya Saing Menuju Masyarakat Islami yang Sejahtera”, ajaknya.
Sementara M. Nurdin Hamid mewakili dewan guru dan mantan kepala SMA Teuku Umar, mengatakan acara reuni ini merupakan kecintaan alumni pada almamater dan wujud kepedulian serta tanggung jawab untuk melakukan sesuatu yang terbaik. “Sebab pendidikan adalah jembatan emas menuju masa depan yang cemerlang," terangnya.
Tidak ada masa depan tanpa masa lalu dan masa kini, kita yang berkumpul saat ini yang dihadiri Bapak Bupati, telah melalui berbagai rintangan dan pengalaman dalam mengatasi berbagai persoalan.
Reuni kata Nurdin, memiliki sikap positif untuk jiwa yang lebih sehat melalui hubungan pertemanan. Jadikan momen ini sebagai ajang bersosialisasi dengan rasa kebersamaan yang tinggi.
Pihaknya juga menyampaikan terimakasih kepada seluruh panitia yang terlibat, sehingga acara ini bisa berlangsung sukses dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.
Menurutnya, kesuksesan tidak hanya diukir dari sekolah saja, sehingga mendapatkan pangkat, jabatan atau status sosial lainnya. "Namun diperlukan kontibusi yang yang nyata sehingga bermanfaat bagi masyarakat", pungkasnya.
Ketua Panitia Irfannur melaporkan, tujuan reuni untuk menjalin silaturahmi dan membangun komunikasi sesama para alumni, sehingga dapat saling tukar informasi baik karir maupun dunia kerja.
Dalam acara itu, Bupati menyerahkan cindera mata kepada dewan guru dan pemberian santunan kepada anak yatim.
Acara reuni dipandu pembawa acara kondang Abdul Manaf dan penyampaian pesan dan kesan, mewakili alumni oleh Bambang Sumiono, dihadiri para dewan guru dan seratusan peserta dari berbagai wilayah di Indonesia.