
Seminar Polbangtan Manokwari
TABLOIDSINARTANI.COM, Manokwari -- Petani Wirausaha terus dimunculkan dari Indonesia Timur. Dalam mewujudkan petani yang produktif, Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Manokwari, menggelar Seminar Nasional Pembangunan dan Pendidikan Vokasi Pertanian 2021.
Kementerian Pertanian terus berupaya dalam mewujudkan regenerasi petani lewat berbagai program. Target terciptanya 2,5 juta Petani Milenial dalam kurun waktu 5 tahun menjadi sebuah keniscayaan. Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL) optimis tongkat ekstafet pertanian akan terus bergulir ditangan para generasi milenial.
Lebih lanjut Menteri SYL menegaskan untuk percepatan regenerasi petani untuk membidik bonus demografi 65 juta tenaga kerja produktif pada tahun 2028 hingga 2035. “Tahapan percepatan dengan investasi pendidikan, pembekalan keterampilan, pemenuhan kecukupan gizi untuk meningkatkan kualitas kesehatan keluarga yang kesemuanya itu bermuara pada SDM Pertanian yang Profesional, Mandiri, dan Berdaya Saing, " ungkapnya setiap saat.
Arahan Menteri Pertanian ini kemudian diaplikasikan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi. “Petani, Petani Milenial, Pengusaha, Insan Pertanian yang paling berperan dalam meningkatkan produktifitas pertanian, " ungkapnya.

Untuk mewujudkan petani yang produktif, Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Manokwari, menggelar Seminar Nasional Pembangunan dan Pendidikan Vokasi Pertanian 2021. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari Dies Natalies Polbangtan Manokwari ke-3 ataupun Dies Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian ke-18.
Sebanyak 259 peserta dari berbagai instansi dan latar belakang mengikuti semnas ini. "Pemakalah ada sebanyak 35 artikel dari 10 instansi dengan jumlah lisener sebanyak 148 peserta, " tambah Direktur Polbangtan Manokwari, Purwanta menyebutkan.
Kepala BPPSDMP Kementan bertindak sebagai Keynote Speech dengan tema “Peluang dan Peran Pendidikan Vokasi Pertanian dalam Membentuk Mindset dan Kompetensi Agrosociopreneurship” dimoderatori oleh Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Idha Widi Arsanti seminar dilanjutkan dengan mengupas topik-topik menarik.
Direktur Utama Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim), Rahmat Pribadi, BBA,. MBA. menyampaikan bahasan mengenai Dukungan Dunia Industri dalam Peningkatan Kapassitas Generasi Muda Pertanian. Dilanjutkan dengan Billy Mambrasar, ST, BSc., memotivasi pada generasi muda untuk bertransformasi menuju petani wirausaha milenial.
Turut hadir Prof. Imam Muhjahidin Fahmid, Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin yang saat ini menjabat sebagai Staf Khusus Menteri Bidang Kebijakan Pertanian yang membawakan materi tentang “Kebijakan Penumbuhan Pengusaha Pertanian Milenial”.
Berbagai motivasi dan dukungan dipaparkan dalam kegiatan seminar nasional seri ke-2 ini. Pada sore hari waktu Indonesia bagian timur dilakukan paparan dalam parallel session yang dibagi menjadi tiga kelas. Pada praktisi, dosen, dan mahasiswa tergabung didalamnya menyampaikan ide-ide kreatif hasil kajian yang telah dilakukan. (Nsd)