
Dinas Pangan Aceh Gelar Buah Pangan Lokal
TABLOIDSINARTANI.COM, Aceh -- Buah Pangan Lokal terus digalakkan oleh pemerintah daerah, salah satunya di Provinsi Aceh.
"Penyelenggaraan Gelar Buah Nusantara ke 6 tahun 2021 yang dilaksanakan Dinas Pangan Aceh mengacu berdasarkan surat Mendagri nomor 0034245/sj tanggal 6 Agustus 2021 dan Permentan nomor 43 Tahun 2009 tentang gerakan penganekaragaman konsumsi pangan berbasis sumberdaya lokal, " ungkap Kadis Pangan Aceh Cut Yusminar, Selasa (24/08).
Kegiatan ini kata Cut Yusminar dirangkai dengan perayaan HUT RI ke-76. "Gerakan konsumsi buah lokal ini untuk mendukung program bangga buatan Indonesia (BBI)," imbuhnya.

Dengan kegiatan ini sambungnya dapat mendorong masyarakat mencintai produk - produk buah lokal dan gemar mengkonsumsi buah lokal dalam keluarga. "Apalagi dalam kondisi Pandemi Covid-19 ini, kebutuhan akan buah sering meningkat, karena bisa mempertahankan imunitas tubuh dan menjaga kesehatan," ujarnya.
Selain itu dengan mengkonsumsi buah yang banyak mampu mendongkrak perekonomian. "Dampaknya akan terjadi peningkatan produksi dan investasi usaha buah lokal di daerah," terangnya.
Cut Yusminar mengajak agar masyarakat lebih sadar, tidak saja mencintai tapi juga mengkonsumsi buah nusantara untuk percepatan pemulihan ekonomi nasional."Melalui momentum ini konsumsi buah di masyarakat yang selama ini rendah mari kita tingkatkan lagi," ajaknya.
Sementara panitia pelaksana Fadhil SP menyampaikan tujuan pelaksanaan gelar buah nusantara ini agar masyarakat gemar mengkonsumsi buah lokal untuk peningkatan kesehatan. Selain itu mendorong peningkatan produksi buah lokal dan kesejahteraan petani serta meningkatkan konsumsi buah di masyarakat khususnya buah lokal yang selama ini masih rendah.
Kegiatan tersebut selain dihadiri Kadistanbun Aceh, dan beberapa perwakilan Dinas kabupaten kota juga petani buah yang telah mendapat sertifikasi Prima 3. Seperti alpukat (Aceh Tengah) buah naga (Gayo Lues), lemon (Aceh Timur), jeruk keprok (Bener Meriah), jambu jamaika dan jeruk besar (Bireuen) pepaya dan salak (Abdya) dan jeruk (Aceh Jaya).
Diakhiri kegiatan pembagian parcel buah lokal ke 100 petugas kesehatan yang bertugas di Banda Aceh Convention Hall.