
Ilmuwan Muda Papua
TABLOIDSINARTANI.COM, Manokwari --- Eco Nusa bersama Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Papua Barat mengawal Program Ilmuwan Muda Papua. Kegiatan ini dilatar belakangi dengan kayanya alam di Kawasan Timur Indonesia khususnya Tanah Papua. Lima orang mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari lolos seleksi Ilmuwan Muda Papua tersebut.
Sentuhan peneliti muda dalam mengeksplorasi kekayaan alam papua sangatlah diperlukan. Konsepnya sederhana, jika ilmuwan muda papua melakukan penelitian di tanahnya sendiri, masyarakat akan menerima manfaat dan juga masukan positif dari hasil penelitian.
Setelah melalui proses yang panjang, pada Selasa (31/8) secara resmi diumum Hasil Seleksi Administrasi dan Substansi. Terjaring 35 orang calon Ilmuwan Muda Papua yang akan mengikuti rangkaian program secara menyeluruh. Menariknya, dari 35 peserta yang dinyatakan lulus seleksi administrasi, 5 diantaranya berasal dari Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Manokwari.

Sebanyak dua usulan proposal penelitian dari Program Studi Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan dan tiga usulan proposal dari Program Studi Teknologi Produksi Tanaman Perkebunan (TPTP). Respon positif pun datang dari Direktur Polbangtan Manokwari, Purwanta yang berharap mahasiswa Polbangtan Manokwari yang telah lolos seleksi ini bisa sampai ke tahap selanjutnya.
Program Ilmuwan Muda Papua ini dirancang untuk dapat mengorganisir mahasiswa perguruan tinggi di Tanah Papua menjadi peneliti yang handal dan dapat dengan bijak mengelola sumberdaya alam dan budaya yang ada. Selain itu, para peneliti muda juga diharapkan menghasilkan penelitian yang dapat digunakan sebagai basis perumusan kebijakan, advokasi kebijakan, dan inovasi sumber daya di Tanah Papua.

Sebelum para Ilmuwan Muda Papua melanjutkan penelitiannya, terjadwal pada 13 hingga 17 September 2021 terlebih dahulu mengikuti kegiatan bootcamp Ilmuan Muda Papua 2021. Adapun tema yang diusung “Mengelola Sumberdaya Alam dan Budaya Tanah Papua” dengan topik penelitian yang terkait dengan Konservasi Hutan dan Laut, Dampak dan Solusi Krisis Iklim, Pemanfaatan Hutan dan Laut oleh Masyarakat Adat, Perempuan, dan Kaum Muda, serta Komukasi dan Edukasi Lingkungan.