Sunday, 28 February 2021


Pondok Lebah Madu, Pasarkan Madu Asli Melalui Online

16 Apr 2020, 13:03 WIBEditor : Indarto

Madu Asli Pondok Lebah Madu | Sumber Foto:Dok. Istimewa

Diantara jenis madu tersebut adalah, madu randu, madu karet, madu multiflora, madu rambutan, madu super, madu spesial, dan madu mom & kids.

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta--- Di tengah pandemi virus corona (covid 19), banyak masyarakat yang membutuhkan madu asli untuk ketahanan tubuh. Karuan saja,  Pondok Lebah Madu yang memproduksi aneka madu asli pun kebanjiran pesanan.

Peternak lebah madu Pondok Lebah Madu, Setyono mengatakan, di saat pandemi covid 19 banyak yang pesan madu melalui online. " Kalau sebelum covid 19 yang pesan madu ke tempat kami melalui online hanya sekitar 30 persen, saat ini meningkat tajam menjadi 60 persen," kata Setyono, di Jakarta, Kamis (16/4).

Menurut Setyono, utuk melakukan pemesanan secara online bisa via Tokopedia, Bukalapak dan penyedia online lainnya. " Cara pesannya mudah.Tulis saja pondok lebah madu di toko online tersebut, tinggal pilih madu yang diinginkan," ujarnya.

Nah, tentang jenis madu dan harga yang ditawarkan Pondok Lebah Madu cukup beragam. Diantara jenis madu tersebut adalah, madu randu, madu karet, madu multiflora, madu rambutan, madu super, madu spesial, dan madu mom & kids.

Sedangkan harganya dipatok dari Rp 35 ribu-Rp 150 ribu/botol. " Ada yang kemasan 100 cc, 200 cc, 300 cc dan 600 cc," kata Setyono.

Untuk madu randu yang kemasan 100 cc hanya dipatok dengan harga Rp 37 ribu/ botol. Sedangkan yang kemasan 200 cc Rp 60 ribu/botol, 300 cc Rp 80 ribu/botol dan yang 600 cc Rp 145 ribu/botol.

Ada juga madu karet yang harganya dipatok Rp 36 ribu-Rp 140 ribu/botol. Madu multiflora yang harganya Rp 35 ribu-Rp 130 ribu/botol. Kemudian madu rambutan yang harganya Rp 38 ribu-Rp 147 ribu/botol. Madu super yang harganya Rp 40 ribu-Rp 150 ribu/botol.

Setyono mengaku, jenis madu yang paling banyak diburu dan disukai pembeli adalah madu randu dan madu super. " Karena kedua madu tersebut punya aroma dan rasa khas," ujar Setyono.

Menurut Setyono, pemasaran madu di saat pandemi covid 19 justru lebih ramai. Apalagi yang via online tambah ramai. " Karena, madu bisa dijadikan suplemen. Bahkan, madu banyak direkomendasikan untuk meningkatkan daya tahan tubuh," kata Setyono.

Setyono yang juga sebagai Dirut CV. Pondok Lebah Madu menyatakan, beberapa testimoni, mereka yg terkena covid 19 dan sembuh saat menjalani karantina, sehari harinya minum vitamin dan madu. " Karena itu kami membuka pasar online agar mudah dijangkau masyarakat. Bisa juga melalui ekpedisi seperti JNE dan Wahana. Atau bisa juga pesan melalui Gojek. Kalau pesan melalaui online tentunya ada tambahan ongkos kirim," papar Setyono.

Meski pemasarannya lancar- lancar saja, kata Setyono, pihaknya saat ini terkendala bahan kemasan madu. Sebab, banyak pabrik kemasan madu yang tutup untuk sementara.

Setyono mengatakan, untuk produksi madu sampai saat ini tak terpengaruh dampak pandemi covid 19. Sebab, musim
panen madu dalam satu tahun hanya 6 bulan, yaitu pada Mei sampai Oktober. "Sehingga, stok untuk kebutuhan satu tahun sudah kami perhitungkan," pungkasnya

Reporter : Dimas
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018