Selasa, 27 September 2022


Karantina Pertanian Makassar Lakukan Patroli Laut Bersama

08 Sep 2022, 11:51 WIBEditor : Herman

Karantina Pertanian Makassar lakukan patroli laut bersama

TABLOIDSINARTANI.COM, Jeneponto – Guna melakukan pencegahan terhadap masuknya media pembawa yang akan dilalulintaskan di Pelabuhan Laut Jeneponto, Bidang Pengawasan dan Penindakan (Wasdak) Karantina Pertanian Makassar lakukan patroli laut bersama instansi terkait.

Patroli laut bersama Syahbandar Kabupaten Jeneponto, KPLP Kabupaten Jeneponto dan Bhabinkamtibmas Kepolisian Kabupaten Jeneponto dilaksanakan di sekitar perairan Jeneponto.

Selain mengantisipasi cegah tangkal masuk, keluar dan menyebarnya OPTK dan HPHK di wilayah Indonesia, patroli laut bersama juga berupaya untuk mencegah lalu lintas media pembawa yang masuk secara ilegal melalui pelabuhan laut Jeneponto.

Koordinator Bidang Pengawasan dan Penindakan Karantina Pertanian Makassar Muhammad Musdar mengatakan bahwa diharapkan dengan adanya patroli bersama ini keamanan laut di wilayah Sulawesi Selatan khususnya Jeneponto dapat berjalan dengan baik seiring terbangunnya kerjasama dengan para instansi terkait.

“Patroli laut ini merupakan bentuk sinergi yang telah terjalin antara Karantina Pertanian dengan seluruh entitas pelabuhan di wilayah pelabuhan laut Jeneponto. Dengan adanya kerjasama yang baik antar instansi ini berarti pengawasan terhadap lalu lintas media pembawa dapat lebih maksimal untuk mewujudkan peran perlindungan kepada masyarakat”, tutur Muhammad Musdar.

Selain Patroli laut, Bidang Pengawasan dan Penindakan Karantina Pertanian Makassar bersama dengan para pejabat Karantina Pertanian di Wilayah Pelabuhan Laut Jeneponto melakukan pengawasan terhadap pemasukan lalu lintas media pembawa berupa Kuda sebanyak 146 ekor.

Kuda ini datang dengan menggunakan KLM Surga Mulia yang bertolak dari Pelabuhan Wini, Nusa Tenggara Timur.

Selain melakukan pemeriksaan kelengkapan dokumen, ratusan ekor kuda ini juga diperiksa secara klinis. Dari hasil pemeriksaaan dinyatakan kuda - kuda tersebut dapat dilalulintaskan  keluar dari pelabuhan Laut Jeneponto.

Sebelum dilakukan pembebasan, dilakukan disinfeksi terhadap alat angkut beserta media pembawa guna mencegah penyebarluasan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Hal ini merupakan salah satu langkah biosecurity maximum yang telah dijalankan oleh Karantina Pertanian Makassar guna memutus mata rantai penyebaran PMK di Sulawesi Selatan.

Reporter : Suriady
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018