Thursday, 21 May 2026


100 Kampung Nelayan Merah Putih Dibangun KKP dalam 4 Bulan

16 Jun 2025, 15:48 WIBEditor : Gesha

Berpacu dengan tenggat waktu ketat, KKP targetkan pembangunan 100 Kampung Nelayan Merah Putih rampung hanya dalam 4 bulan, demi wujudkan ekonomi pesisir yang kuat, mandiri, dan berkelanjutan.

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta -- Berpacu dengan tenggat waktu ketat, KKP targetkan pembangunan 100 Kampung Nelayan Merah Putih rampung hanya dalam 4 bulan, demi wujudkan ekonomi pesisir yang kuat, mandiri, dan berkelanjutan.

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sedang berpacu dengan waktu. Dalam tenggat hanya empat bulan, sebanyak 100 Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) ditargetkan rampung dibangun.

Program ini menjadi bagian penting dari strategi nasional untuk mengangkat kesejahteraan masyarakat pesisir sekaligus membuktikan bahwa pembangunan bisa hadir cepat dan tepat sasaran.

“Namun ini 100 lokasi dari asumsi tim kami dalam waktu empat bulan dengan perencanaan betul-betul matang,” ujar Staf Ahli Menteri Kelautan dan Perikanan Bidang Ekonomi, Sosial dan Budaya, Trian Yunanda, dalam acara Morning Sea bertema Sinergi Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih, Senin (16/6/2025).

Untuk mencapai target ambisius ini, KKP mengadopsi pendekatan paralel, dimana penentuan lokasi, penyusunan pra-desain, hingga survei teknis dijalankan secara bersamaan.

Salah satu contohnya adalah Kampung Nelayan Modern di Desa Samber Binyeri, Biak Numfor, Papua, yang sukses dibangun hanya dalam tiga bulan dengan anggaran sekitar Rp20 miliar.

Pembangunan di Biak menjadi tolok ukur dan inspirasi. "Itu kita lakukan selama 3 bulan, dan kini dijadikan acuan anggaran per lokasi," lanjut Trian.

Namun ia tak menampik tantangan yang dihadapi. Waktu yang sangat sempit membutuhkan koordinasi lintas sektor yang solid.

Oleh karena itu, KKP segera mengundang Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) dari berbagai daerah untuk menyamakan visi, memperkuat kesiapan lapangan, dan menyelaraskan prioritas pembangunan.

Tak hanya fisik, regulasi juga tengah disiapkan. Kerangka hukum ini akan menjadi landasan penting agar proyek berjalan cepat dan tidak tersandung birokrasi.

“Saat ini tim sedang menyelesaikan seleksi 100 lokasi unggulan. Gambar pra-desain dan survei ditargetkan tuntas akhir Juni ini,” ujar Trian lagi.

Seluruh data lokasi akan menjadi fondasi awal untuk rencana jangka panjang: membangun 1.100 Kampung Nelayan Merah Putih hingga 2027.

Di tengah derasnya komentar skeptis di media sosial, KKP tetap optimis. Staf Khusus Menteri KKP, Doni Ismanto, menegaskan program ini bukan proyek seremonial.

"Mari kita bersama membuktikan kepada orang-orang yang curiga bahwa program ini akan berjalan dan berlanjut,” tegasnya.

Ia pun mengajak pemda, BUMN, dan sektor swasta bersinergi. Menurutnya, Kampung Nelayan Merah Putih adalah solusi nyata, bukan angan-angan.

Bila dijalankan dengan semangat gotong royong, kampung-kampung ini bisa menjadi simbol perubahan, dari garis pantai menuju poros pertumbuhan ekonomi yang merata.

Reporter : Nattasya
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018