Thursday, 06 August 2020


Sejuta Manfaat Kembang Telang

17 Apr 2020, 17:32 WIBEditor : Clara

Kembang Telang | Sumber Foto:http://perkebunan.litbang.pertanian.go.id/

TABLOIDSINARTANI, Jakarta---Kembang telang sendiri memilik nama ilmiah Clitoria ternatea. Kembangini termasuk tanaman rambat yang banyak dijumpai di pekarangan dan hutan. Warna bunganya yang cantik, biru keungu-unguan, biasanya didiamkan saja tumbuh subur di pekarangan karena menjadi indah dipandang. Bahkan dapat dikatakan sebagai tanaman hias.

Kembang telang ini memang yang terkenal berwana biru keungu-unguan, tetapi ternyata macam-macam warnanya. Ada biru terang, putih, merah muda, dan ungu.

Berdasarkan keterangan dari Balai Penelitian Rempah dan Obat (Balitro), bahan aktif yang terkandung di dalamnya diantaranya tanin, flobatanin, karbohidrat, saponin, triterpenoid, fenolflavanoid, flavanol glikosida, protein, alkaloid, antrakuinon, antisianin, stigmasit 4-ena-3,6 dion, minyak volatil dan steroid. Komposisi asam lemak meliputi asam palmitat, stearat, oleat lonoleat, dan linolenat.

Dengan kandungan tersebut, kembang telang ini dipercaya sebagai antioksidan, antibakteri, antiinflamasi dan analgesik, antiparasit, antidiabetes, anti-kanker, antihistamin, immunomodulator, antidepresan, anticonvulsant dan antistres.

Dari keterangan tertulis (artikel) Penyuluh Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sumatera Selatan (Sumsel), Siti Khusniati dan Sarnati, ada delapan khasiat dan manfaat kembang telang. Bersifat diuretik (masalah buang air kecil), pembasmi racun, melancarkan haid, mengobati penyakit kulit, pembersih mata dan mengobati sakit mata, menghitamkan dan menguatkan rambut, mengobati sakit telinga, dan mengobati bronchitis.

Untuk diuretik caranya dengan merebus 0,3 gram kembang telang kering dengan 4 gelas air sampai airnya tinggal setengah. Dinginkan, dan minum 2 kali sehari sebanyak 1 gelas.

Pembasmi racun caranya menyeduh kembang telang sebanyak 2-3 kuntum dengan air panas. Diamkan kurang lebih 10 menit. Dapat langsung diminum atau menambahkan madu/parasan jeruk lemon.

Pelancar datang bulan (haid), dengan rutin meminum rebusan air akar kembang telang berwarna putih.

Mengobati penyakit kulit caranya adalah tumbuk kembang telang biru bersama dengan gula jawa. Baru baluri kulit terkena penyakit. Misalnya bisul. Lakukan hela tersebut sampai bisul sembuh. Sedangkan untuk menagobati jerawat, haluskan daun, akar/kembang telang. Balur jerawat tersebut dengan ramuan yang tadi sudah diahaluskan.

Membersihkan mata dan mengobati sakit mata. Campurkan lima kembang telang dengan 50 mililiter air. Kemudian saring dan diamkan air saringan tersebut sampai dingin. Ssetelah dingin, teteskan pada mata.

Menghitamkan dan menguatkan Rambut, caranya dengan menghaluskan bunga dan dipakai sebagai pengganti shampo.

Mengobati sakit telinga, caranya adalah dengan mengoleskan air perasan yang terbuat dari beberapa helai daun telang yang dicampurkan sedikit garam pada bagian telinga yang terasa sakit. Lakukan hal tersebut secara teratur.

Mengobati bronchitis, caranya dengan merebus sekitar 30-60 gram akar kembang telang dengan menggunakan 4 gelas air bersih hingga kadar air tinggal separuhnya. Konsumsi air rebusan tersebut dalam kondisi dingin pada pagi dan malam hari masing-masing 1 gelas.

Bagi yang hanya ingin mengkonsumsinya sebagi teh, dapat mencoba ramuan yang dituliskan oleh Penyuluh Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Heniwati. Petik 15 kelopak kembang telang, 5 batang serai, dan 1 liter air.

Rebus air hingga mendidih, lalu masukkan kembang telang dan serai yang telah dipotong-potong kecil. Masak hingga warna birunya keluar dan aroma serai tercium. Setelah itu, matikan kompor dan tuang ke dalam poci dengan menyaringnya terlebih dahulu. Kalau ingin meminumnya, tinggal tunag ke gelas. Boleh menambahkan gula dan madu agar ada rasa manisnya.

Reporter : Agustin/Heniwati/BPTP Sumsel
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018