Kamis, 09 Februari 2023


Berawal dari Hobi Beternak Kucing, H Adi Jadi Jutawan

10 Apr 2021, 17:31 WIBEditor : Ahmad Soim

Dari Hobi KUcing, H ADi jadi Jutawan | Sumber Foto:Suriady

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Sidrap -- Jika hobi ditekuni dengan serius bisa menjadi pekerjaan yang bisa menghasilkan uang jutaan rupiah.

Seperti yang dilakukan H.Suriadi (36) tahun, pria asal Arawa Kecamatan Wattang Pulu Kabupaten Sidrap Sulsel.  Berawal dari hobinya beternak kucing, pria yang akrab disapa H. Adi ini bisa meraup penghasilan hingga puluhan juta rupiah.

Dengan kesungguhan H. Adi mengelola usahanya "Junior 72 Cattery" membuat usahanya makin maju dan berkembang.

Untuk menjaga kesehatan kucing agar tetap terjaga, ia senantiasa memperhatikan kebersihan kucingnya dan Cat Roomnya.

Setiap hari puluhan kucing peliharaannya diberi pakan dan minum, untuk kucing umur 1-3 bulan (kitten) diberi makan berupa cemilan dan minumnya berupa susu, sedangkan umur 8 bulan (junior) diberikan makanan berupa ayam rebus, ikan tuna rebus, dan dry food dan minuman air putih.

Aktifitas ini rutin dijalankan, H. Adi bukan hanya sekedar hobi dan suka dengan kucing namun sejak satu tahun terakhir beternak kucing sudah menjadi pekerjaan tetapnya.

BACA JUGA:

Ada beberapa jenis kucing yang dipelihara H. Adi mulai dari bengal, bhritish short hayer, persia dan munchkin.

H. Adi di sela sela aktifitasnya mengatakan ada 49 ekor kucing yang kami pelihara dengan beberapa jenis seperti kucing Bengal asal Amerika, Bhritish Short Hayer asal Inggris, Persia dan Munchkin jenis kucing lokal dan biaya pakan mencapai 11 juta perbulan.

Lebih lanjut, H.Adi mengaku bahwa sebelumnya hanya hobi, senang dan sayang memelihara kucing di rumah namun lama-kelamaan ternyata banyak peminat kucing yang memesan dan membeli kucing ke kami," jelasnya.

Sejak awal tahun 2020 tepatnya bulan Januari, H. Adi mulai serius dan sibuk merawat kucingnya dengan baik dengan secara profesional dan dimana kucing yang dipeliharanya telah dibuatkan Cat Room dan kucing miliknya dimasukkan dan dibagi dalam beberapa ruangan yakni, ruangan pejantan, ruangan betina, ruangan persalinan, serta ruangan yang sakit.

Dua kali setahun setidaknya kucing jenis bengal dan british short hayer miliknya melahirkan.

Pada usia lima bulan kucing milik H. Adi sudah bisa dijual dengan harga bervariasi mulai dari harga yang termurah seharga 5 juta dan yang termahal 32 juta.

H. Adi lebih jauh menyampaikan bahwa untuk menjaga kesehatan dan mencegah penyakit kucing peliharaan kami tetap divaksin dengan jadwal tiga kali vaksin pertama yakni pada umur dua bulan (vaksin kekebalan tubuh) vaksin kedua umur tiga bulan (Felosel tiga dan empat) dan vaksin ketiga pada umur empat bulan (vaksin rabies) dan kucing jenis bengal dan bhritish short hayer telah bersertifikat dan terjamin,"ungkap H.Adi

Sedangkan untuk pasaran kucing milik H.Adi sering dipasarkan diluar pulau Sulawesi.

--+

 Sahabat Setia SINAR TANI bisa berlangganan Tabloid SINAR TANI dengan KLIK:  LANGGANAN TABLOID SINAR TANIAtau versi elektronik (e-paper Tabloid Sinar Tani) dengan klikmyedisi.com/sinartani/

Reporter : Suriady
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018