Saturday, 23 October 2021


Uniknya Soa-Soa di Papua

29 Sep 2021, 19:53 WIBEditor : Gesha

Soa soal reptil dari Papua | Sumber Foto:Istimewa

TABLOIDSINARTANI.COM, Papua Barat -- Penggalan lagu Papua dalam Cinta (Feat Soa Soa) Begitu banyak pulau yang indah, itu lah papuaku. Papua nan indah, sejatinya apakah itu soa soa.  Soa Soa kadal air dengan panjang berkisar 34,5 centimeter.  Hewan melata ini banyak dijumpai di Indonesia Timur.  Selain di Papua, hewan ini kerap dijumpai di Sulawesi.  

Uniknya soa-soa hidup di pepohonan yang berada disekitar aliran sungai atau kolam dengan hidup berkelompok.  Makannya pun unik, tanaman, daun-daunan, dan buah-buahan.  Setelah soa soa ini besar, masyarakat biasa mengolahnya menjadi kudapan yang lezat.  

Latarus Fanghoi, seorang pengajar di Polbangtan Manokwari menegaskan, “enak itu!” Daging soa-soa yang dapat disantap, kulitnya pun dapat digunakan untuk membuat tifa. 

"Caranya mudah saja.  Soa-soa yang sudah ditombak, kuliti bagian kulitnya.  Sisihkan kulit untuk dijadikan tifa, sedangkan dagingnya dimasak untuk menjadi kudapan, " tuturnya. 

Seperti yang dilakukan oleh Barto Inden, Duta Petani Milenial Papua Barat, yang mengolah soa soa menjadi tumisan.  Dengan resep sederhana Barto memulai dengan membakar soa-soa, menyiapkan bumbu-bumbu, memasaknya, menyajikan dalam piring, dan menyantapnya.  “Rasanya seperti daging ayam,” sebut Barto.

Tak hanya lezat.  Soa-soa juga diyakini dapat mengobati penyakit kulit seperti eksim, obat sesak nafas, dan juga sebagai penghalus kulit. 

Selain dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan manusia, penangkaran soa-soa juga layak untuk dikembangkan.  Agar satwa endemik Indonesia Timur ini terus ada dan bermanfaat keseantero dunia tidak hanya di Papua.

Reporter : Nsd
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018