Monday, 18 May 2026


Perdana di Sidrap, Pameran Suiseki Siap Pikat Pengunjung Pamnas Sipakario 2

25 Jul 2025, 10:10 WIBEditor : Herman

Keindahan Batu Alam dalam Seni Suiseki

TABLOIDSINARTANI.COM, Sidrap ---  Kabupaten Sidrap bersiap menjadi tuan rumah bagi para pecinta bonsai dari seluruh penjuru Indonesia. Komunitas Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Cabang Sidrap tengah mematangkan persiapan untuk menggelar Kontes dan Pameran Bonsai Tingkat Nasional bertajuk “Pamnas Sipakario 2”.

Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama delapan hari, mulai dari 2 hingga 9 Agustus 2025, dengan pusat acara berlokasi di Monumen Ganggawa (Panker), Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Maritengngae, Sidrap.

Panitia mulai memasang display dan pilar-pilar di lokasi acara sebagai bagian dari persiapan teknis. Ketua Panitia, Rustiqo, menyampaikan bahwa seluruh elemen panitia tengah bekerja ekstra untuk memastikan acara berjalan lancar dan meriah.

Rustiqo menjelaskan bahwa tanggal 2-3 Agustus akan digunakan untuk penerimaan bonsai, dilanjutkan dengan proses penjurian pada 4-5 Agustus.

Tanggal 6 Agustus akan menjadi hari pembukaan, yang dirangkai dengan penancapan bendera, sarasehan, dan demo bonsai. Puncaknya, 9 Agustus akan diisi dengan pengundian doorprize, acara penutupan, dan pengambilan bonsai oleh peserta.

Kontes bonsai tahun ini mempertandingkan tiga kelas utama: Kelas Bahan (Prospek) dengan biaya pendaftaran Rp100.000, Kelas Pratama dengan biaya Rp150.000, dan Kelas Madya dengan biaya Rp200.000. Pendaftaran peserta dibuka hingga 30 Juli 2025.

Untuk menjaga standar penilaian, panitia akan menghadirkan juri-juri berpengalaman dari tingkat nasional.

Hingga pertengahan minggu ini, tercatat sekitar 500 peserta telah mendaftar, terdiri dari 400 peserta lokal asal Sidrap dan 100 dari luar daerah. Panitia menargetkan jumlah peserta bisa tembus hingga 1.000 orang menjelang hari pelaksanaan.

Yang menarik, kali ini panitia menghadirkan pameran Suiseki untuk pertama kalinya di Sidrap. Suiseki adalah seni batu alam yang terbentuk secara alami, dikenal karena keunikan dan nilai estetikanya. Pendaftaran untuk pameran ini dibatasi hanya untuk 100 peserta.

“Batu Suiseki ini dibentuk oleh alam tanpa campur tangan manusia. Kami harap kehadirannya menambah daya tarik acara tahun ini,” ujar Rustiqo.

Bagi masyarakat yang ingin menyaksikan keindahan bonsai dan batu Suiseki, panitia memastikan bahwa tidak ada biaya masuk alias gratis. Namun, pengunjung tetap diimbau untuk menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.

Sebagai bagian dari koordinasi akhir, panitia menggelar rapat evaluasi di Rumah Jabatan Bupati Sidrap, yang dihadiri oleh Anggota DPRD Sidrap H. Bahrul Appas dan puluhan panitia lainnya.

Reporter : Suriady
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018