Minggu, 18 Januari 2026


Sensasi Makan Mi Pakai Nasi, Ahli Gizi IPB Ingatkan Efeknya

21 Agu 2025, 15:00 WIBEditor : Yulianto

Makan mi pakai nasi memang nikmat, tapi ingat efek jangka panjangnya

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta---Makan mi pakai nasi memang mempunyai sensasi tersendiri. Tapi pakar gizi IPB University mengingatkan efeknya dalam jangka panjang. 

Salah satu artis Indonesia yang cukup terkenal, Bunga Citra Lestari sempat membagikan momen obrolan bersama sang suami melalui akun TikTok pribadi pada, 30 Desember 2024. Percakapan singkat BCL, sapaan akrabnya dengan sang suami Tiko Aryawardhana dalam video yang diunggah melalui media sosial berhasil mencuri perhatian.

Dalam video tersebut, BCL bertanya kepada suaminya tentang kebiasaan makan mie instan pakai nasi. Tiko langsung menggelengkan kepala, menandakan bahwa dirinya memang tidak pernah mencoba kombinasi tersebut. BCL yang penasaran pun lanjut bertanya alasan di balik kebiasaan tersebut.

Tiko dengan santai menjawab bahwa makan mie instan dengan nasi tidaklah sehat. Alasan ini membuat BCL kembali penasaran. Mendengar jawaban sang suami, BCL tampak bingung dengan alasan Tiko yang tak terbiasa makan mi pakai nasi. Tapi ia lebih suka makan mi dengan keju dan kornet.

Padahal menurut BCL, kebiasaan makan mi instan dengan nasi menjadi sesuatu yang cukup familiar di Indonesia. "Siapa yang pernah makan indomie rebus pake nasi?" tanya BCL. Pertanyaan BCL ersebut mendapat tanggap dari nitizen. Ada yang sempat melontarkan jika Tiko sok, karena makan mi pakai keju dan kornet.

Bagi masyarakat Indonesia kombinasi mie instan dan mi masih menjadi makanan favorit. Selain karena mengenyangkan, tak bisa dipungkiri sensasi rasanya juga sulit dilupakan. Namun, dosen bidang gizi dari Sekolah Vokasi IPB University, Rosyda Dianah, SKM, MKM mengingatkan dampak jangka panjang dari kebiasaan ini.

“Kombinasi ini berisiko menimbulkan ketidakseimbangan gizi dan berbagai gangguan kesehatan jika tidak diimbangi dengan asupan gizi lain,” papar dosen Program Studi Manajemen Industri Jasa Makanan dan Gizi, Sekolah Vokasi IPB University seperti dikutip dari laman IPB University.

Menurutnya, kombinasi dua sumber karbohidrat ini dapat meningkatkan asupan kalori dan karbohidrat secara signifikan, serta menurunkan keseimbangan zat gizi lainnya seperti protein dan lemak sehat.

”Jika nasi dan mi dikonsumsi dalam jumlah yang sama banyak, kandungan karbohidratnya bisa mendominasi hingga 80 persen dari total energi, sedangkan protein dan lemak sangat rendah,” ujarnya.

Rosyda menghitung, konsumsi 150 gram nasi dan 100 gram mi menghasilkan kurang lebih 401 kkal energi, sekitar 82 gram karbohidrat, 7 gram protein, dan 2 gram lemak. “Kandungan ini tidak seimbang dan jauh dari konsep ‘Isi Piringku’, yakni 50 persen sayur dan buah, serta 50 persen sisanya gabungan karbohidrat dan protein,” jelasnya.

Waspadai gangguan kesehatan dalam jangka panjang. Baca halaman selanjutnya.

Reporter : Julian
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018