Saturday, 05 September 2026


Tiba-Tiba Mancing di HUT RI 81, Bikin Eselon I Kementan Adu Joran

13 Aug 2026, 11:30 WIBEditor : Herman Pratikno

Kementerian Pertanian menggelar Tiba-Tiba Mancing dalam perayaan HUT RI ke 81

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta --- Suasana perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di lingkungan Kementerian Pertanian (Kementan) berlangsung semarak.

Bukan hanya diisi kegiatan seremonial, rangkaian peringatan kemerdekaan tahun ini juga menghadirkan aktivitas yang menghibur sekaligus mempererat kebersamaan antarjajaran.

Salah satunya melalui lomba mancing bertajuk “Tiba-Tiba Mancing” yang digelar Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian.

Kegiatan yang berlangsung di kawasan danau Gedung Pusat Informasi Agribisnis (PIA) Kementan, Jakarta, Kamis (13/8), ini diikuti kontingen dari jajaran eselon I Kementerian Pertanian.

Sejak pagi, suasana di sekitar danau PIA tampak berbeda. Sejumlah peserta dari berbagai unit kerja Kementan berkumpul dengan perlengkapan pancing masing-masing.

Mereka datang bukan sekadar untuk mencari ikan, tetapi juga membawa semangat kompetisi dan kebersamaan dalam memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Kegiatan “Tiba-Tiba Mancing” ini menjadi salah satu agenda yang cukup menarik perhatian karena untuk pertama kalinya lomba mancing digelar sebagai bagian dari rangkaian perayaan kemerdekaan di lingkungan Kementan.

Pelaksana kegiatan “Tiba-Tiba Mancing”, Sukim Supandi, yang juga Kepala Balai Besar Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (BBPMKP), mengatakan lomba tersebut dirancang sebagai sarana hiburan sekaligus membangun kebersamaan antarkeluarga besar Kementerian Pertanian.

Tidak sekadar mengandalkan keberuntungan, peserta juga harus memiliki strategi dan kesabaran untuk mendapatkan ikan target. Sebab, meski di dalam kolam terdapat berbagai jenis ikan seperti mujair, patin dan jenis ikan lainnya, hasil tangkapan yang diperhitungkan dalam perlombaan adalah ikan mas.

Untuk menambah tantangan sekaligus kemeriahan, panitia telah menebarkan sebanyak 15 ekor ikan mas berukuran besar atau ikan mas babon/indukan ke dalam kolam.

Peserta dibagi dalam tim yang masing-masing terdiri dari lima orang pemancing atau angler. Mereka berlomba mendapatkan ikan mas sebanyak-banyaknya selama waktu yang telah ditentukan.

Lomba berlangsung dalam dua sesi. Sesi pertama dimulai pukul 10.00 hingga 12.00 WIB, sedangkan sesi kedua berlangsung mulai pukul 13.00 sampai 15.00 WIB.

Dari kedua sesi tersebut, panitia akan menghitung jumlah ikan mas yang berhasil diperoleh masing-masing tim. Tim dengan perolehan ikan mas terbanyak berhak mendapatkan hadiah yang telah disiapkan panitia.

Tak hanya hadiah untuk pemenang lomba, kemeriahan kegiatan juga semakin terasa dengan adanya berbagai hadiah kejutan atau doorprize. Panitia menyediakan beragam hadiah, mulai dari televisi, sepeda hingga uang tunai.

Sekretaris BPPSDMP Kementerian Pertanian, Zuroqi Mubarok, berharap kegiatan yang diikuti tim dari jajaran eselon I Kementerian Pertanian tersebut dapat berlangsung lancar dan penuh suasana kekeluargaan.

Menurutnya, aspek terpenting dalam kegiatan tersebut bukan semata-mata soal siapa yang berhasil mendapatkan ikan terbanyak, tetapi bagaimana seluruh peserta dapat menikmati kegiatan dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas.

“Kami berharap kegiatan ini berjalan lancar dan seluruh peserta tetap menjunjung tinggi sportivitas,” ujarnya.

Sedikitnya terdapat 10 eselon I yang hadir dalam kegiatan tersebut. Masing-masing tim membawa semangat untuk menjadi yang terbaik, namun tetap dalam suasana santai dan penuh keakraban.

Dari pantauan di lokasi, kemeriahan lomba bahkan sudah terlihat sejak perlombaan dimulai. Begitu kegiatan dibuka, para pemancing langsung melemparkan umpan ke sejumlah titik di kolam.

Tak membutuhkan waktu lama, ikan pertama berhasil didapatkan oleh tim dari Direktorat Jenderal Perkebunan. Tangkapan tersebut langsung disambut antusias peserta lainnya dan membuat persaingan semakin menarik.

Setelah ikan pertama berhasil diperoleh, peserta dari tim lainnya semakin serius mengamati ujung joran masing-masing. Sesekali terdengar teriakan ketika pelampung bergerak atau ketika salah satu pemancing mulai mendapatkan sambaran ikan.

Meski terlihat santai, persaingan antar-tim berlangsung cukup sengit. Setiap peserta berupaya mencari titik terbaik untuk mendapatkan ikan mas yang menjadi target utama perlombaan.

Reporter : Eko
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018