
Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, saat melakukan penanaman pohon alpukat di komplek SKPD Sidrap
TABLOIDSINARTANI.COM, Sidrap --- Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) terus memperkuat komitmennya terhadap penataan lingkungan berkelanjutan dengan menggabungkan aspek keindahan dan nilai manfaat ekonomi.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penanaman ratusan pohon alpukat di sepanjang jalan depan Kompleks SKPD Sidrap, Kelurahan Batu Lappa, Kecamatan Watang Pulu, Jumat sore (9/1).
Kegiatan ini dipimpin langsung Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, didampingi Wakil Bupati Nurkanaah serta Sekretaris Daerah Sidrap, Andi Rahmat Saleh. Penanaman dilakukan di median jalan dan sisi utara ruas jalan yang baru saja rampung diperbaiki.
Ratusan bibit alpukat dengan tinggi rata-rata 1 hingga 2 meter tersebut ditanam sebagai bagian dari upaya menjadikan ruang terbuka hijau lebih produktif. Setiap organisasi perangkat daerah (OPD) diberikan tanggung jawab untuk menanam sekaligus merawat pohon di area yang telah ditetapkan.
Untuk mempercepat proses penanaman, penggalian lubang dibantu menggunakan satu unit alat berat. Sementara penyiraman awal dilakukan dengan dukungan armada pemadam kebakaran (Damkar).

Bupati Syaharuddin Alrif menjelaskan, pemilihan alpukat sebagai tanaman penghijauan bukan tanpa alasan. Menurutnya, alpukat dinilai lebih produktif dibandingkan tanaman sebelumnya yang kurang memberi manfaat jangka panjang.
“Alpukat kita pilih karena produktif dan memiliki nilai manfaat. Harapannya, satu sampai dua tahun ke depan sudah bisa berbuah dan hasilnya dapat dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan, program ini tidak hanya bertujuan mempercantik kawasan perkantoran, tetapi juga menjadi investasi lingkungan yang bernilai ekonomi dan sosial.
“Kawasan perkantoran akan lebih rindang, udara menjadi sejuk, dan buahnya bisa dimanfaatkan. Ini adalah ikhtiar untuk generasi sekarang dan yang akan datang,” tambahnya.
Antusiasme terlihat dari para kepala OPD dan jajaran yang terlibat langsung dalam proses penanaman. Kegiatan ini sekaligus memperkuat semangat kolaborasi antarperangkat daerah dalam menjaga dan merawat lingkungan.
Melalui langkah ini, Pemerintah Kabupaten Sidrap berharap kawasan perkantoran tidak hanya berfungsi sebagai pusat pelayanan publik, tetapi juga berkembang menjadi ruang hijau produktif yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.