Rabu, 22 Mei 2019


Asyiaaappp ! Solok Selatan Jadi Sentra Bawang Merah di Tangan Millenial

22 Peb 2019, 12:39 WIBEditor : Gesha

Hamparan pertanaman bawang merah di Solok Selatan | Sumber Foto:HUMAS HORTIKULTURA

Varietas Sakato asal Lembah Gumanti Solok yang belum lama dilepas ini ternyata sangat cocok ditanam di Solok Selatan.

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Solok Selatan --- Seakan tak mau kalah dari bekas induknya Kabupaten Solok, Kabupaten Solok Selatan terus bergeliat untuk mengembangkan potensi pertaniannya terutama hortikultura. Tanaman bawang merah yang sebelumnya banyak didominasi Solok, saat ini sudah berkembang pesat di wilayah Solok Selatan, berkat tangan kreatif millenial.

"Petani disini muda-muda, milenial istilah kerennya. Mereka semangat tanam bawang merah karena harga terus bagus" kata Kepala Bidang Hortikultura Dinas Pertanian Solok Selatan, Risa.

Varietas Sakato asal Lembah Gumanti Solok yang belum lama dilepas ini ternyata sangat cocok ditanam di Solok Selatan. “Mungkin karena agroklimat antara Solok dan Solok Selatan relatif sama”, imbuhnya.

Ketua Kelompok 3 Sejoli, Hamdani mengaku senang mendapat bantuan APBN pemerintah untuk penanaman bawang merah.

"Saya sudah 5 kali tanam dan baru tahun lalu dapat bantuan. Ini sangat membantu kami" ungkapnya senang.

Produktivitas bawang merahnya mencapai 15 ton per hektar dengan warna umbi merah cerah. "Pasar sangat menyukai bawang merah dari sini. Bahkan saya cukup duduk saja di rumah, pembeli yang nyamperin" lanjutnya sambil tersenyum.

Dikonfirmasi terpisah, Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Direktorat Jenderal Hortikultura, Moh Ismail Wahab mengatakan pengembangan Kawasan bawang merah di wilayah Sumatera Barat memang semakin marak.

“Kalau dulu hanya Solok yang dikenal, saat ini sudah meluas ke daerah lain seperti Agam, Tanah Datar, Solok Selatan dan Limapuluh Kota. Kita memang proyeksikan Sumatera Barat sebagai penyangga bawang merah utama untuk Pulau Sumatera”, ungkap pria yang akrab dipanggil Ismail ini.

Hebatnya, pertumbuhan kawasan bawang merah di wilayah Sumatera Barat meluas dalam waktu relatif singkat. "Solok misalnya, luas arealnya mencapai sekitar 8 ribu hektar setahun. Yang menggembirakan lagi, petani bawang disana rata-rata masih muda alias milenial”,cetus Ismail.

Reporter : Rico
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018