Monday, 06 December 2021


Kejar Ekspor Pertanian, Mentan Kukuhkan Pengurus JPN

19 Oct 2021, 12:22 WIBEditor : Gesha

Pelantikan Pengurus JPN se Indonesia | Sumber Foto:ISTIMEWA

TABLOIDSINARTANI.COM, Kupang --- Pengurus Jaringan Pertanian Nasional (JPN) kini dikukuhkan secara nasional oleh Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo yang juga menjadi Dewan Penasehat dalam organisasi berbentuk partisipasi aktif masyarakat.

"Bila kita ada kemauan, semangat lebih kuat lagi, kita ingin pertanian Indonesia menembus dunia. Pertanian sangat mendorong Merdeka Ekspor, kalau kita kompak, ada uang untuk negara ini sejumlah Rp 7,26 Triliun seminggu," ungkap Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo saat pengukuhan pengurus JPN dikukuhkan oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) saat Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Badan Karantina Pertanian (Barantan) di Kupang, NTT Minggu (17/10) secara online (daring) dan offline (tatap muka).

Mentan SYL melihat JPN sebagai lembaga komunikasi yang dapat mengkonsolidasikan masalah pertanian dan mencari solusi khususnya di tingkat lokal yang akan direspon oleh pemerintah daerah.

Salah satu yang akan dikejar peningkatannya oleh pengurus JPN adalah ekspor pertanian. “Tidak boleh ada daerah yang tidak ekspor. Dalam ekspor harus membangun mitra. Urusan di karantina harus Cepat, Cermat, Akurat (CCA). Tugas pemerintah menemukan harapan masyarakat terkait tugas Karantina ditambah kegiatan ekspor. Kita saat ini diuntungkan dengan kehadiran internet. Kita harus mampu membangun kepercayaan semua pihak, dan menemukan mitra kerja di negara tujuan ekspor, “ kata Mentan mengarahkan.

Pengurus JPN yang dikukuhkan Mentan sebanyak 2.697 pengurus, terdapat di Komisariat Daerah (Komda) di 465 Kabupaten di 34 provinsi seluruh Indonesia. JPN mempunyai anggota sejumlah 15.548. 

“Target tahun ini adalah 514 Komda dan sudah tercapai, sebelumnya telah dikukuhkan 127 Komda di 27 provinsi. Perkembangan JPN mendapat respon luas khususnya kaum milenial, dan petani lainnya. JPN berperan mengakselerasi pembangunan pertanian , mengkomunikasikan persoalan di masyarakat dengan pemerintah , menyampaikan program atau kebijakan yang ada di pemerintah yang ditujukan kepada masyarakat, secara substansial JPN menjadi jaringan yang sangat dibutuhkan kita semua, masyarakat dan sector lainnya,” kata Ketua Umum JPN, Prof Imam Mujahidin Fahmid.

Kini, JPN tengah menyusun Big Data anggotanya di tingkat Kabupaten. Kepala Badan Karantina Pertanian, Bambang mengatakan, JPN menjadi tenaga baru untuk capaian GraTiEks (Gerakan Tiga Kali Ekspor) Pertanian. Seperti diketahui, dalam mengawal akselerasi ekspor, keterbatasan SDM dan sarana prasarana menjadi tantangan tersendiri.

Terkait tugas dan fungsi Badan Karantina Pertanian dalam akselerasiBambang mengatakan pihaknya selain menjaga dan melindungi kelestarian sumber daya pertanian dari ancaman OPTK dan HPHK, juga turut menjamin keamanan lingkungan, keamanan pangan, juga berfungsi melayani dunia usaha dari prinsip prinsip CCA, cepat cermat akurat. "Dengan Jargon Karantina Profesional, Tangguh, Terpercaya, jajaran Barantan bekerja 24 jam selama 7 hari tanpa henti, dengan terus melangkah maju memanfaatkan IT," tambahnya.

Reporter : Indri
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018