
Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif Hadiri Tradisi Mappadendang di Desa Buae
TABLOIDSINARTANI. COM, Sidrap --- Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan menyelimuti Desa Buae, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), saat warga menggelar tradisi adat Mappadendang, Jumat (12/9).
Lebih dari sekadar ritual budaya, Mappadendang menjadi ajang syukuran panen sekaligus refleksi terhadap kondisi pertanian setempat.
Kegiatan adat yang dipusatkan di rumah Wa Sadaria ini turut dihadiri langsung Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, yang hadir dan berbaur bersama masyarakat.
Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya melestarikan tradisi lokal sebagai jati diri sekaligus wadah untuk mempererat hubungan sosial.
“Kegiatan ini bukan hanya warisan budaya, tapi juga momentum kebersamaan, rasa syukur atas hasil panen, serta evaluasi bersama sektor pertanian kita,” ujar Syaharuddin.
Menurutnya, pelestarian tradisi seperti ini juga selaras dengan upaya menjaga kearifan lokal sambil terus mengembangkan potensi pertanian secara berkelanjutan.
Acara ini juga dihadiri sejumlah tokoh dan pejabat daerah, di antaranya Kepala Dinas PSDA Andi Safari Renata, Camat Watang Pulu Hidayatullah Abbas, Kapolsek Watang Pulu, para kepala desa dan lurah se-Kecamatan Watang Pulu, serta ratusan warga yang memadati lokasi acara.
Tradisi Mappadendang sendiri melibatkan prosesi menumbuk padi secara berirama sebagai simbol rasa syukur dan harapan untuk musim tanam berikutnya.
Namun di balik gemuruh suara lesung, kegiatan ini juga menjadi ruang dialog informal antara petani, tokoh masyarakat, dan pemerintah daerah.
Berbagai isu krusial turut mengemuka mulai dari persoalan irigasi, kelangkaan pupuk, hingga tantangan regenerasi petani muda yang mulai enggan turun ke sawah.
Sebagai bagian dari rangkaian acara, warga juga menyuguhkan atraksi mattojang, tradisi ayunan raksasa yang biasa dimainkan dalam upacara adat Bugis.
Menariknya, Bupati Syaharuddin pun ikut menjajal ayunan tersebut, disambut sorak-sorai warga yang antusias menyaksikan momen langka itu.