Tuesday, 18 August 2026


Sulawesi Selatan Sapu Bersih Final Asah Terampil di PENAS XVII Gorontalo

22 Jun 2026, 10:50 WIBEditor : Gesha

Sulawesi Selatan juara final Asah Terampil PENAS XVII di Gorontalo dengan skor telak, unggul atas Sumut dan Jateng.

TABLOIDSINARTANI.COM, Gorontalo – Sulawesi Selatan juara final Asah Terampil PENAS XVII di Gorontalo dengan skor telak, unggul atas Sumut dan Jateng.

Kontingen Provinsi Sulawesi Selatan tampil dominan dan berhasil menyapu bersih gelar juara pertama pada babak final Asah Terampil Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan ke-XVII yang digelar di Sport Center Limboto, Kabupaten Gorontalo, Senin (22/6/2026). 

Kemenangan ini sekaligus menegaskan keunggulan Sulawesi Selatan dalam penguasaan pengetahuan dan keterampilan sektor pertanian serta perikanan yang dilombakan dalam ajang tersebut.

Dalam kompetisi yang diikuti oleh berbagai provinsi dari seluruh Indonesia itu, Sulawesi Selatan berhasil mengumpulkan total 160 poin dari tiga kategori soal yang diperlombakan. 

Capaian tersebut menempatkan mereka di posisi teratas tanpa perlawanan berarti dari kontingen lainnya.

Sementara itu, posisi kedua diraih oleh Provinsi Sumatera Utara dengan perolehan 90 poin, disusul oleh Jawa Tengah di posisi ketiga dengan 50 poin. 

Selisih poin yang cukup jauh menunjukkan dominasi Sulawesi Selatan dalam penguasaan materi dan kecepatan dalam menjawab tantangan yang diberikan dewan juri.

Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian, Muhammad Taufiq Ratule, yang hadir sekaligus menutup kegiatan tersebut, memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam ajang Asah Terampil PENAS XVII. 

Ia menilai kompetisi ini bukan hanya ajang perlombaan, tetapi juga sarana peningkatan kapasitas petani dan nelayan dalam menghadapi tantangan sektor pangan ke depan.

“Terima kasih, semangatnya luar biasa dan semuanya bagus. Ilmu dan pengetahuannya peserta sudah baik, mudah-mudahan ini bisa diimplementasikan di lapangan,” kata Taufiq dalam sambutannya.

Ia menegaskan bahwa penguatan kapasitas petani dan nelayan melalui penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, serta inovasi menjadi kunci penting dalam mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan.

Menurutnya, transformasi sektor pertanian tidak lagi bisa mengandalkan cara-cara konvensional semata, melainkan harus berbasis teknologi dan informasi yang terus berkembang.

Taufiq juga menekankan bahwa semangat yang diusung dalam PENAS ke-XVII di Gorontalo selaras dengan arah kebijakan nasional, khususnya dalam mendukung program swasembada pangan.

Tema besar yang diangkat dalam kegiatan ini, yakni “Transformasi Teknologi Dalam Mendukung Program Swasembada Pangan”, menjadi landasan penting bagi seluruh peserta untuk terus beradaptasi dengan perubahan zaman.

“Jika semua petani dan nelayan menguasai dan memahami ilmu pengetahuan dan teknologi, serta mampu berinovasi dan mengaplikasikan teknologi, maka swasembada pangan kita akan semakin kuat dan berkelanjutan,” ujarnya.

Pelaksanaan final Asah Terampil berlangsung semarak dan penuh antusiasme. 

Para peserta dari berbagai provinsi tidak hanya menunjukkan kemampuan akademik dan teknis, tetapi juga memperlihatkan kekompakan tim serta semangat kompetitif yang tinggi. 

Menariknya, seluruh peserta tampil mengenakan pakaian adat daerah masing-masing, menambah nuansa budaya yang kental dalam ajang nasional tersebut.

Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi antarpetani dan nelayan dari seluruh Indonesia. 

Pertukaran pengalaman dan pengetahuan diharapkan dapat memperkuat jejaring antarwilayah dalam pengembangan sektor pertanian dan perikanan nasional.

Para pemenang dalam ajang Asah Terampil ini juga menerima penghargaan dan hadiah dari pihak sponsor, salah satunya Panasonic Indonesia, yang turut mendukung penyelenggaraan kegiatan tersebut. 

Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para peserta untuk terus meningkatkan kompetensi di bidang masing-masing.

Dengan berakhirnya babak final Asah Terampil PENAS XVII, rangkaian kegiatan Pekan Nasional Petani Nelayan di Gorontalo kembali menegaskan pentingnya peran inovasi dan teknologi dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. 

Sulawesi Selatan pun pulang dengan prestasi membanggakan sebagai juara umum dalam kategori Asah Terampil tahun ini.

Reporter : Nattasya
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018