
Pemerintah siap kibarkan bendera seasembada pangan
Namun Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto atau lebih akrab dengan panggilan Titiek Soeharto mengingatkan, bahwa capaia swasembada pangan tidak cukup dalam bentuk angka produksi atau klaim politik. Swasembada harus melekat dengan kesejahteraan petani.
“Produksi tinggi itu penting, tapi lebih penting petani mendapatkan manfaatnya. Swasembada harus identik dengan naiknya kesejahteraan petani, bukan sekadar prestasi di atas kertas,” tegasnya saat Rapat Kerja Nasional HKTI di Bogor, Rabu (3/12).
Meski capaian pertanian terlihat positif, Titiek menilai pekerjaan rumah sektor pangan masih banyak. Pemerintah dan DPR harus terus memastikan program prioritas berjalan konsisten, termasuk memperkuat hilirisasi, mengurangi ketergantungan impor, dan mengawal distribusi pupuk bersubsidi agar tepat sasaran.
“Kita sudah menapaki jalur yang benar, tetapi tanggung jawab kita masih panjang. Satu tahun pemerintahan Prabowo menunjukkan fondasi yang kuat, tinggal bagaimana kita menjaga momentum ini agar semangat produksi petani tidak pernah padam,” katanya.
Karena itu, Ia pun mengajak seluruh stakeholder pertanian, petani, penyuluh, pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan pelaku usaha untuk bergerak bersama menjaga pertumbuhan sektor pertanian agar tetap stabil. “Kalau petani kuat, Indonesia kuat,” tutup Titiek Soeharto.