
Pelatihan Budidaya Terung dan Pembuatan Pupuk Organik di Desa Otvai
TABLOIDSINARTANI.COM, Alor Barat Laut --- Desa Otvai, Kecamatan Alor Barat Laut, Kabupaten Alor, menggelar pelatihan pertanian yang berfokus pada budidaya terung dan pembuatan pupuk organik bokashi.
Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan ketahanan pangan sekaligus mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis yang dicanangkan Presiden RI Prabowo Subianto.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua BPD Desa Otvai, Imanuel Peni, yang menegaskan bahwa program utama desa pada tahun 2025 adalah penguatan kelompok tani melalui budidaya terung dan pupuk organik.
“Kami berharap pelatihan ini benar-benar diikuti dengan serius dan dapat ditindaklanjuti baik di tingkat kelompok maupun rumah tangga,” ujarnya.
Pendamping Lokal Desa, Amirudin Busra, menambahkan bahwa pelatihan ini menjadi bagian dari upaya strategis desa dalam menjawab kebutuhan pangan masyarakat.
Sementara itu, Kapolsek Alor Barat Laut, Sertu Apolos Peni, menyampaikan apresiasi atas penggunaan Dana Desa sebesar 20% untuk pelatihan petani.

Menurutnya, pelatihan teknis seperti ini sangat penting agar masyarakat mampu melakukan budidaya secara berkelanjutan.
Kepala Desa Otvai, Samuel Lahal, mengingatkan bahwa pelatihan semacam ini bukan hal baru bagi desa. Tahun-tahun sebelumnya, Desa Otvai juga telah melaksanakan pelatihan pembuatan mebel bambu, anyaman rambut, hingga pengolahan bunga dan tangkai cengkeh menjadi minyak cengkeh.
“Tahun ini, fokus kita adalah terung dan pupuk organik bokashi,” jelasnya.
Dalam sesi materi, Ilham Molbang, SST, selaku PPL Desa Hulnani dan Bampalola, memaparkan teknik budidaya terung mulai dari pemilihan jenis, pembuatan bedeng, jarak tanam, hingga penanganan hama dan penyakit.
Sementara itu, Kepala BPP Alor Barat Laut, Petrus Payong, SST, memberikan materi tentang keunggulan pupuk bokashi, bahan-bahan yang digunakan, cara pembuatan, hingga penerapan di lahan pertanian.
Sebanyak 30 peserta tampak antusias mengikuti kegiatan. Hal ini terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan, serta dorongan agar hasil pelatihan benar-benar ditindaklanjuti dengan pendampingan dari PPL dan dukungan pemerintah desa.
“Pelatihan ini sangat bermanfaat, tapi harus ada tindak lanjut dan dukungan pemanfaatan embung yang sudah ada di Desa Otvai,” ungkap salah satu peserta, Yusuf Peni.