Thursday, 16 July 2026


Dukung Keamanan Pangan, 100 Mahasiswa Polbangtan Bogor Terlibat dalam Pemeriksaan Hewan Kurban

21 Jun 2026, 14:05 WIBEditor : Gesha

Kegiatan pemeriksaan hewan kurban yang melibatkan 100 mahasiswa Polbangtan Bogor memberikan kontribusi nyata dalam mendukung keamanan pangan asal hewan dan kesehatan masyarakat veteriner di Kota Bogor.

TABLOIDSINARTANI.COM, Bogor – Kegiatan pemeriksaan hewan kurban yang melibatkan 100 mahasiswa Polbangtan Bogor memberikan kontribusi nyata dalam mendukung keamanan pangan asal hewan dan kesehatan masyarakat veteriner di Kota Bogor.

Mahasiswa dari Program Studi Kesehatan Hewan (Keswan) dan Program Studi Penyuluhan Peternakan dan Kesejahteraan Hewan (PPKH) itu sebelumnya telah berpartisipasi dalam kegiatan pemeriksaan hewan kurban bersama petugas Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor. 

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa memperoleh pengalaman langsung dalam menerapkan ilmu yang dipelajari di bangku kuliah sekaligus mendukung pengawasan kesehatan hewan kurban.

Nenteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan keamanan pangan asal hewan merupakan bagian penting dalam menjaga kesehatan masyarakat. 

Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan lapangan seperti pemeriksaan hewan kurban menjadi langkah strategis untuk menyiapkan sumber daya manusia pertanian yang kompeten dan siap menghadapi tantangan sektor peternakan.

"Kita membutuhkan SDM pertanian yang tidak hanya unggul secara teori, tetapi juga memiliki pengalaman lapangan dan mampu memberikan manfaat langsung kepada masyarakat," ujar Amran.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa terlibat dalam pemeriksaan antemortem untuk memastikan hewan kurban berada dalam kondisi sehat dan memenuhi syarat penyembelihan. 

Selain itu, mahasiswa juga berpartisipasi dalam pemeriksaan postmortem terhadap karkas, daging, dan organ hewan guna memastikan produk yang dihasilkan aman dan layak dikonsumsi masyarakat.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menilai pengalaman lapangan tersebut menjadi bagian penting dari implementasi pendidikan vokasi yang selaras dengan kebutuhan dunia kerja.

Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dalam pemeriksaan hewan kurban tidak hanya meningkatkan kompetensi teknis, tetapi juga membentuk profesionalisme dan kemampuan berkomunikasi yang dibutuhkan di bidang peternakan dan kesehatan hewan.

Direktur Polbangtan Bogor, Yoyon Haryanto, mengatakan kegiatan tersebut menjadi contoh nyata pembelajaran berbasis praktik yang memberikan manfaat bagi mahasiswa sekaligus masyarakat.

"Melalui pengalaman lapangan ini, mahasiswa dapat mengembangkan kompetensi teknis dan profesional sebagai calon tenaga di bidang peternakan dan kesehatan hewan, sekaligus berkontribusi dalam mendukung keamanan pangan asal hewan," kata Yoyon.

Keterlibatan 100 mahasiswa Polbangtan Bogor tersebut menunjukkan bagaimana pendidikan vokasi tidak hanya berfokus pada pembelajaran di kelas, tetapi juga mendorong mahasiswa terlibat langsung dalam kegiatan yang berdampak bagi masyarakat. 

Pengalaman tersebut sekaligus memperkuat kesiapan lulusan untuk berkontribusi dalam menjaga kesehatan hewan, kesehatan masyarakat veteriner, dan keamanan pangan di Indonesia. (wsd)

Reporter : Wsd
Sumber : Polbangtan Bogor
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018