
Mahasiswa Polbangtan Kementan unjuk prestasi di BAMPIWIL 2026 dengan meraih dua gelar bergengsi pada lomba debat dan desain poster tingkat regional.
TABLOIDSINARTANI.COM, Gowa – Mahasiswa Polbangtan Kementan unjuk prestasi di BAMPIWIL 2026 dengan meraih dua gelar bergengsi pada lomba debat dan desain poster tingkat regional.
Mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa, di bawah naungan Kementerian Pertanian (Kementan), kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat regional.
Dalam ajang Bakti Amal Mahasiswa Peternakan Indonesia Wilayah V (BAMPIWIL) 2026, mereka sukses membawa pulang dua gelar bergengsi dari cabang lomba debat dan desain poster.
Kompetisi yang diselenggarakan Ikatan Senat Mahasiswa Peternakan Indonesia (ISMAPETI) Wilayah V di Universitas Tadulako, Palu, Sulawesi Tengah, pada 2–5 Juli 2026 itu diikuti mahasiswa program studi peternakan dari berbagai perguruan tinggi di Sulawesi.
Selain menjadi wadah pengabdian kepada masyarakat, kegiatan ini juga menjadi ajang pengembangan kompetensi akademik, kreativitas, dan kepemimpinan mahasiswa.
Pada ajang tersebut, tim debat Polbangtan Gowa yang diperkuat Muhammad Nur Bangsawan dan Izzan Asadillah berhasil meraih Juara II Umum Lomba Debat.
Sementara itu, mahasiswa Hillaria De Patria Lopez menyabet Juara II Umum Lomba Desain Poster, melengkapi torehan prestasi kampus vokasi pertanian tersebut.
Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Polbangtan Gowa mampu bersaing dengan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Sulawesi, baik dalam kemampuan berpikir kritis, komunikasi, maupun kreativitas.
Prestasi tersebut sekaligus mempertegas kualitas pendidikan vokasi Kementerian Pertanian dalam mencetak sumber daya manusia pertanian yang unggul dan berdaya saing.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa generasi muda memiliki posisi strategis dalam mendorong transformasi sektor pertanian Indonesia.
"Mahasiswa merupakan agen perubahan yang akan menentukan masa depan pertanian Indonesia. Kami terus mendorong generasi muda untuk berinovasi, berprestasi, serta menghadirkan solusi bagi pembangunan sektor pertanian dan peternakan nasional," ujar Amran.
Hal senada disampaikan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti.
Menurutnya, prestasi mahasiswa menjadi indikator keberhasilan pendidikan vokasi yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan kompetensi teknis, tetapi juga membangun karakter dan kemampuan adaptif lulusan.
"Prestasi yang diraih mahasiswa mencerminkan kualitas pendidikan vokasi yang tidak hanya membekali kompetensi teknis, tetapi juga mengembangkan kemampuan berpikir kritis, komunikasi, kreativitas, dan kolaborasi sebagai bekal menghadapi dunia kerja," kata Arsanti.
Sementara itu, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian (Pusdiktan), Muhammad Amin Awaludin, menilai keikutsertaan mahasiswa dalam kompetisi merupakan bagian penting dari proses pembelajaran di pendidikan vokasi.
Menurutnya, kompetisi menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan akademik, kepemimpinan, kerja sama tim, sekaligus melahirkan inovasi.
Ia berharap prestasi tersebut mampu memotivasi mahasiswa lainnya agar terus meningkatkan kapasitas diri dan berani bersaing di berbagai ajang.
Salah satu peraih penghargaan, Hillaria De Patria Lopez, mengaku bersyukur atas capaian yang diraihnya di kategori desain poster.
Ia menyebut keberhasilan tersebut tidak lepas dari kerja keras selama persiapan, bimbingan dosen, serta dukungan civitas akademika Polbangtan Gowa.
"Prestasi ini menjadi pengalaman berharga sekaligus motivasi untuk terus berkarya dan mengembangkan kreativitas. Terima kasih kepada dosen pembimbing, keluarga besar Polbangtan Gowa, dan seluruh teman-teman yang telah memberikan dukungan selama proses persiapan hingga pelaksanaan lomba," ujarnya.
Hillaria juga menyampaikan apresiasi kepada Universitas Tadulako dan panitia BAMPIWIL 2026 yang telah memberikan ruang bagi mahasiswa peternakan untuk belajar, berkompetisi, sekaligus memperluas jejaring antarmahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.
Keberhasilan mahasiswa Polbangtan Gowa di BAMPIWIL 2026 semakin memperkuat komitmen Kementerian Pertanian dalam mencetak lulusan vokasi yang unggul, adaptif, inovatif, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan sektor pertanian dan peternakan nasional.
Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus mengukir prestasi serta menghadirkan inovasi bagi kemajuan pertanian Indonesia.



