Senin, 19 Agustus 2019


Ssssttt... Ini Kisi-Kisi Tes PPPK Penyuluh Pertanian

12 Peb 2019, 15:00 WIBEditor : Gesha

Tes PPPK akan dilakukan dalam waktu dekat dan diharapkan peserta untuk mempersiapkan diri | Sumber Foto:ISTIMEWA

Materi soal dibuat Kementerian Pertanian yang terdiri dari program Kementerian Pertanian, berkaitan tentang LTT, SIWAB, Bekerja dan program lainnya

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta --- Dalam Februari 2019 ini, THL-TBPP yang telah mendaftar PPPK akan mengikuti tes seleksi PPPK. Penasaran kisi-kisi Tes PPPK yang akan diujikan apa saja?

Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian, Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian, Siti Munifah menuturkan THL-TBPP diharapkan mempersiapkan diri menghadapi Test agar lulus semua.

Materi soal dibuat oleh Kementerian Pertanian yang terdiri dari program Kementerian Pertanian, berkaitan tentang LTT, SIWAB, Bekerja dan program Kementerian Pertanian lainnya. "Jangan takut, jangan menyerah. Jangan lupa juga untuk belajar tentang program Kementan yang sudah Anda lakukan di lapangan. Terus kejar kesempatan. Jangan ditunda!," tutur Kapusluh Siti Munifah.

Kepala Bidang Penilaian Nonakademik Puspendik Kemendikbud, Giri S. Hamiseno menuturkan nantinya peserta akan 100 soal untuk dikerjakan dalam waktu 90 menit saat ujian. Soal-soal tersebut terdiri dari tipe manajerial (40 soal), sosial kultural (10 soal), teknis (40 soal) dan tes integritas (10 soal).

"Tipe soalnya pun akan berbeda dengan CPNS 2018. Kita sudah susun soal baru disesuaikan dengan formasi dan jabatan yang dilamar calon PPPK," tambah Giri.

Mengenai passing grade seperti pada CPNS 2018, Giri belum berani menjamin. Namun, akan ada batas bawah yang diterapkan yaitu skor 50.

Semi Online

Giri menambahkan, aplikasi ujian menggunakan komputer yang dikembangkan Badan Penelitian Pengembangan (Balitbang) Kemendikbud. Aplikasi tersebut merupakan penyesuaian dan pengembangan dari aplikasi UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer) yang telah dipergunakan dalam pelaksanaan Ujian Nasional sejak tahun 2015.

Mekanisme ujian dilakukan dengan semi online dimana pengiriman data peserta, soal dan hasil ujian serta token dilakukan secara online dari server admin pusat ke server lokasi tes. Pelaksanaan ujian dilakukan secara offline (hubungan antara server lokasi tes dengan klien/komputer). Skor hasil ujian pun bisa langsung tampil di layar peserta, setelah peserta selesai ujian (logout) dan bisa terlihat di layar besar diluar ruangan.

Mengenai lokasi pelaksanaan ujian, Giri menuturkan ada di 497 Kota/Kabupaten di 34 Provinsi se Indonesia, dengan menggunakan 596 SMA/SMK. Tes dilakukan serentak dengan beberapa sesi ujian.

"Semua peserta baik tenaga pendidikan, tenaga kesehatan maupun penyuluh pertanian semua dilakukan tes serentak. Ada beberapa daerah yang melakukan dua hari tes ada pula yang satu hari tes. Tergantung jumlah pesertanya," tutur Giri.

Reporter : Nur Fajar/Nattasya
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018