
Serangan hama Wereng di Selayar
TABLOIDSIANRTANI.COM, Kepulauan Selayar --- Serangan hama wereng mengancam tanaman padi di Kecamatan Pasimasunggu Timur, Kabupaten Kepulauan Selayar. Menanggapi situasi ini, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distan KP) bersama sejumlah pihak terkait bergerak cepat untuk mengatasi masalah tersebut.
Kabid Prasarana dan Sarana Distan KP, Muhammad Agus S.Pt., turun langsung ke lapangan untuk meninjau kondisi sawah yang terdampak. Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi Sekretaris Camat Pasimasunggu Timur, Drs. Misrang, Koordinator Balai Penyuluhan Kecamatan Pasimasunggu Timur, Darmawati S.Pt., serta para penyuluh pertanian di wilayah tersebut.
Para penyuluh diminta untuk terlebih dahulu melakukan pengamatan guna menentukan langkah yang tepat dalam penanganan serangan hama. Hal ini disampaikan Herman S. P., Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan - Pengamat Hama dan Penyakit (POPT-PHP) dari Balai Proteksi Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (BPTPH) Provinsi Sulawesi Selatan.
Menurut Herman, beberapa faktor menjadi pemicu tingginya serangan wereng, di antaranya varietas padi yang rentan terhadap wereng, metode tanam dengan sistem hambur, penggunaan pupuk urea yang berlebihan, serta tingginya curah hujan. Sebagai langkah pengendalian, tim di lapangan melakukan penyemprotan insektisida jenis Nara Hypo 505 SL.
Di tempat terpisah, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Ir. Al Amin, S.Pi., M.M., menegaskan bahwa pihaknya merespons cepat setelah menerima laporan dari para penyuluh dan petani.
“Begitu kami mendapat laporan, tim segera berkoordinasi dengan Balai Proteksi Tanaman untuk mencari solusi terbaik. Tim yang terjun ke lapangan adalah mereka yang berkompeten di bidangnya, sehingga diharapkan langkah yang diambil bisa efektif untuk menjaga produksi padi tetap optimal,” ujar Al Amin.
Ia menambahkan bahwa komunikasi dengan POPT-PHP terus dijaga agar perkembangan di lapangan dapat terpantau dengan baik.
Sebagai informasi, berdasarkan data Distan KP Kabupaten Kepulauan Selayar, luas lahan sawah di Kecamatan Pasimasunggu mencapai 912,71 hektare, sedangkan di Pasimasunggu Timur luasnya mencapai 1.085,46 hektare.
Dengan luas lahan yang signifikan, penanganan hama wereng menjadi prioritas agar produksi padi tetap terjaga dan petani tidak mengalami kerugian besar.