
Sesditjen PSP Mulyadi memberikan arahan untuk penderasan informasi pembangunan sarana dan prasarana pertanian
BOGOR – Untuk penguatan arus informasi dan publikasi tentang pembangunan pertanian khususnya di bidang sarana dan prasarana pertanian, Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian menyelenggarakan Workshop Penulisan Press Release.
Workshop ini digelar 4-5 Februari 2019 di Bogor, Jawa Barat. Pesertanya 11 orang tenaga yang mewakili Tim Media Sosial dari masing-masing bidang di Ditjen PSP Kementan.
“Penguatan arus informasi sedang kami lakukan. Harapannya, beragam program dan capaiannya bisa diketahui oleh publik. Untuk itu, penyiapan SDM yang kapabel menjadi langkah awal kami,” ungkap Sekretaris Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementan Mulyadi Hendiawan.
Ttransfer teknis pengetahuan menulis dan menghadirkan narasumber kapabel pun dilakukan. Mereka berasal dari Tabloid Sinar Tani dan Sesditjen PSP Kementan. Tema workshopnya adalah ‘Urgensi Press Release di Media Massa sebagai Sarana Penderasan Informasi Pelaksanaan dan Keberhasilan Pembangunan Prasarana dan Sarana Pertanian’.
“Setiap orang di lingkungan Kementan sekarang harus bisa membuat rilis berita. Entah itu Tim Media Sosial atau Humas Ditjen PSP, semua harus handal menyampaikan informasi,” terang Mulyadi.
Workshop pun semakin hangat. Sebab, teknis penulisan diberikan dalam materi ke-2. Tema yang disampaikan yaitu, Teknik Menulis Press Release di Media Massa’. Usai mendapatkan materi cukup, para peserta pun diajak mengaplikasikannya. Materi ke-3 dipilihkan, ‘Simulasi Menulis Press Release’.
Bukan hanya menulis, kemampuan multimedia peserta pun diasah. Mereka diajarkan pembuatan release berbasis video drone. Berikutnya, praktek pembuatan video drone diberikan. Kemampuan multimedia ini diberikan pada hari ke-2 workshop, Selasa (5/2).
“Sejak awal kami tekankan, setiap petugas yang turun ke daerah harus bisa membuat rilis yang baik. Yang terpenting ada 5W+1H. Meski demikian, mereka juga harus mengenal konsep rilis dengan video drone,” tutupnya.