Wednesday, 21 October 2026


Ayo Generasi Muda, Berbisnis Hortikultura !

22 Jan 2019, 23:29 WIBEditor : Gesha

Generasi muda terus ditingkatkan minat dan pengetahuannya dalam dunia pertanian sehingga mau untuk terjun langsung di bisnis pertanian

bisnis hortikultura mulai dari produksi, pasca panen, pengolahan dan pemasaran masih membutuhkan banyak pengusaha yang terlibat.

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Medan --- Berbisnis pertanian kian menarik untuk digeluti serius, contohnya dari subsektor hortikultura yang sekarang tengah naik daun untuk menjadi pilihan bisnis generasi muda.

 

"Bisnis di bidang hortikultura masih sangat terbuka. Kita masih membutuhkan banyak pengusaha muda untuk berani terjun di bidang hortikultura," tukas Direktur Perlindungan Hortikultura Sri Wijayanti Yusuf dalam diskusi dengan Ikatan Senat Mahasiswa Pertanian Indonesia (ISMPI) di Kampus Universitas Sumatera Utara, Senin (21/1).

Sri mewakili Dirjen Hortikultura, Dr Suwandi dalam diskusi tersebut, berbicara di hadapan 150 anggota ISMPI dari seluruh Indonesia. Seminar bertema “Optimalisasi Peran Mahasiswa Dalam Advokasi Demi Kesejahteraan Petani Di Sektor Tanaman Hortikultura”.

Sri menjelaskan bisnis hortikultura mulai dari produksi, pasca panen, pengolahan dan pemasaran masih membutuhkan banyak pengusaha yang terlibat.

Karena itu, dirinya mengajak para mahasiswa memahami peluang-peluang bisnis di sektor hortikultura melalui magang atau terjun langsung ke lapang, sehingga setelah lulus dari universitas sudah menentukan pilihan usaha yang akan digeluti. 

Lebih lanjut Sri menuturkan sesuai arahan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, dimulai dari 2015 Kementerian Pertanian fokus pada produksi cabai dan bawang merah.

Hal ini dilakukan agar ketersediaan merata sepanjang tahun di semua wilayah dan tidak terjadi gejolak harga. Selain itu bawang putih ditargetkan untuk swasembada pada 2021 nanti. Selain itu Ditjen Hortikultura juga terus mencari peluang pasar eksport, khususnya untuk buah-buah tropis seperti mangga, manggis, pisang, salak, nenas dan lain lain.

Dekan Fakultas Pertanian USU Hasannudin, dalam sambutan seminar bertema “Optimalisasi Peran Mahasiswa Dalam Advokasi Demi Kesejahteraan Petani Di Sektor Tanaman Hortikultura”. Seminar ini dihadiri 150 anggota ISMPI dari seluruh Indonesia.

Hasanuddin mengharapkan lebih banyak lulusan Fakultas Pertanian mengabdikan dirinya dalam bidang-bidang pertanian, bukan di luar bidang pertanian. 

Seminar ini dilanjutkan dengan Focus Grup Discussion dan kunjungan lapang mengangkat permasalahan petani hortikultura di Kabupaten Simalungun. Kunjungan ini untuk mengasah daya analisis, kreatifitas dan inovasi ISMPI dalam membantu memberikan solusi di lapangan.

Reporter : Ndik
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018