Wednesday, 10 August 2022


Hebat! Sanggau Zero PMK, Satu-Satunya Status Hijau di Kalbar

30 Jul 2022, 08:45 WIBEditor : Gesha

Irjen Jan Maringka memberikan bantuan vaksin kepada Bupati Sanggau, Paolus Hadi | Sumber Foto:Istimewa

TABLOIDSINARTANI.COM, Sanggau -- Irjen Kementan, Jan Maringka mengapresiasi langkah Pemerintah Daerah untuk mempertahankan status Hijau Ternak dari dampak Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Bahkan menjadi satu-satunya sentra peternakan di Kalimantan Barat (Kalbar).

"Ini akan kita deklarasikan sebagai daerah hijau di Provinsi Kalbar dan diharapkan bisa menjadi pemicu di daerah lainnya  di Kalbar agar segera menuju posisi Zero PMK, " tegas Irjen Jan Maringka sesaat setelah Dialog Jaga Pangan di Kantor Bupati Sanggau, Jumat (29/07).

Ditambahkannya, langkah yang dilakukan Itjen merupakan monitoring dan percepatan agar Kalbar bisa cepat bebas PMK.

Irjen Jan Maringka sendiri menargetkan agar Kalbar Zero PMK di Agustus 2022 dengan sejumlah strategi. Mulai dari menggalakkan vaksinasi bagi hewan ternak rentan hingga melakukan pemotongan bersyarat sesuai Kepmentan Nomor 518/2022.

Pelaksanaan pemotongan bersyarat juga menjadi upaya Kementan untuk menekan penyebaran wabah PMK di Bumi Khatulistiwa. "Kita sinergi bersama, perlahan namun pasti. Harus segera dihilangkan karena ini (PMK) adalah wabah yang penularannya cepat dan melalui udara, " tegasnya.

Sementara itu, Bupati Sanggau, Paolus Hadi mengatakan hingga saat ini Sanggau masih zero. PMK. "Beberapa waktu lalu pernah ada 1 (suspect PMK) tetapi langsyng dilakukan pemotongan bersyarat sehingga tidak sempat menyebar, " tuturnya.

Upaya ini, diakui Bupati Paolus tak terlepas dari peran serta seluruh masyarakat dan stakeholders Pertanian di Bumi Daranante Sanggau.

Selain sapi, diutarakan Bupati Paolus adalah ternak babi yang sebelumnya terkena penyakit African Swine Fever (ASF) atau dikenal sebagai Flu Babi. Penyakit ini menghajar keras peternak babi.  Tercatat di Maret 2022, ada 24.216 ekor babi yang mati mendadak karena ASF.

"Semoga nantinya akan ada perhatian berupa vaksinasi yang banyak seperti penyakit sapi ini untuk peternakan babi di Sanggau. Karena selain sapi, di Sanggau ini banyak peternak babi, " harapnya.

Dalam kesempatan ini, Irjen Kementan memberikan bantuan vaksin PMK sebanyak 2.400 dosis, obat-obatan untuk menjaga kesehatan ternak sapi dan peralatan disinfektan. 

Reporter : Nattasya
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018