Saturday, 18 April 2026


Tercepat di Sulsel, Sidrap Rampungkan 10 Ribu Vaksin PMK Lebih Awal

02 Sep 2025, 10:00 WIBEditor : Herman

Pemberian Vaksin PMK pada Ternak di Kabupaten Sidrap

TABLOIDSINARTANI.COM, Sidrap --- Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mencatat sejarah baru. Daerah berjuluk Bumi Nene Mallomo ini resmi menjadi kabupaten tercepat di Sulawesi Selatan yang menuntaskan program vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada ternak.

Hingga 1 September 2025, sebanyak 10 ribu dosis vaksin berhasil direalisasikan, menjadikan Sidrap pionir pengendalian PMK di Sulsel. Program ini merupakan bagian dari alokasi vaksin Kementerian Pertanian RI tahun 2025, terdiri atas 4.000 dosis tahap pertama dan 6.000 dosis tahap kedua (booster).

“Alhamdulillah, Sidrap menjadi daerah tercepat menyelesaikan vaksinasi tahap II. Seluruh data juga tercatat secara real time melalui aplikasi iSIKHNAS milik Kementerian Pertanian,” ungkap Haris Alimin, Kabid Pembibitan dan Kesehatan Hewan Dinas Peternakan dan Perikanan Sidrap, Senin (1/9/2025).

Haris menjelaskan, tingginya partisipasi peternak pada vaksinasi tahap kedua tak lepas dari melonjaknya kasus PMK pada April–Juni 2025, bersamaan dengan masuknya banyak ternak baru jelang Iduladha.

“Tercatat sebanyak 1.102 kasus PMK dilaporkan melalui iSIKHNAS. Namun, seluruh ternak dinyatakan sembuh setelah mendapat penanganan berupa antibiotik, vitamin, serta disinfeksi kandang rutin,” jelasnya.

Keberhasilan ini tak lepas dari kerja sama lintas sektor. Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Sidrap, Suharya Angriani, menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan hewan dan petugas lapangan.

“Kami berterima kasih kepada paramedik, medik veteriner, penyuluh, petugas IB, hingga petugas lapangan yang bekerja keras. Semoga ini menjadi amal jariyah sekaligus menjaga populasi ternak dari ancaman PMK,” ujarnya.

Vaksinasi PMK dilaksanakan serentak di 11 kecamatan, dengan pengawasan langsung oleh Kepala Dinas Peternakan serta Kabid Pembibitan dan Kesehatan Hewan. Adapun drh. Emy Purnomo bertindak sebagai penanggung jawab lapangan.

Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, juga turun memantau jalannya vaksinasi. Ia menekankan pentingnya sinergi lintas sektor demi pelayanan optimal kepada masyarakat, khususnya peternak.

“Kolaborasi dan kerja sama semua pihak adalah kunci utama keberhasilan program ini. Kami harap langkah ini menjadi strategi menjaga ketahanan ternak sekaligus ekonomi peternak lokal,” tegasnya.

Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) merupakan penyakit menular pada hewan berkuku belah seperti sapi, kerbau, dan kambing. Virus ini sangat mudah menyebar, dapat menurunkan produktivitas ternak, bahkan menimbulkan kerugian ekonomi besar jika tidak segera ditangani.

Reporter : Suriady
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018