Wednesday, 21 October 2026


Tengok Kementan, Prabowo Tegaskan Pangan Isu Krusial

03 Feb 2025, 17:19 WIBEditor : Yulianto

Presiden Prabowo subianto saat berkunjung ke Kementan

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta---Terkesan tidak ada pengawalan khusus, Presiden Prabowo Subianto berkunjung ke Kementerian Pertanian, di Jalan Harsono RM, Ragunan, Jakarta Selatan. Pada kesempatan itu, Prabowo melakukan teleconference bersama petani, penyuluh pertanian, kepala dinas provinsi, PERPADI serta jajaran terkait lainnya di Ruang SAS, Kantor Pusat Kementan, Jakarta (3/2).

“Saya ucapkan terima kasih kepada Pak Mentan atas pengendalian terhadap situasi pertanian. Saya akui, ini sangat bagus. Tinggal semua unsur bekerja sama untuk memperkuat upaya ini,” ujar Prabowo.

Presiden Prabowo juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah bekerja keras, sehingga Indonesia semakin dekat dengan target swasembada beras dan menuju swasembada pangan. Menurutnya, masalah pangan adalah isu krusial yang berkaitan langsung dengan kedaulatan dan kemerdekaan bangsa.

“Masalah pangan adalah hidup dan matinya bangsa Indonesia. Ini masalah kedaulatan, masalah kemerdekaan, dan survival kita sebagai bangsa. Kalau mau maju, pangan harus aman dulu. Saya minta semua pihak bekerja dengan hati yang tulus, cinta tanah air, dan patriotisme tinggi, setia pada tujuan swasembada pangan,” tegasnya.

Presiden Prabowo juga menegaskan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan petani sebagai produsen utama pangan. Pemerintah RI telah menetapkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) untuk gabah kering panen sebesar Rp 6.500/kg.

“Saya siap keluarkan Peraturan Pemerintah (PP). Saya tidak main-main. Ini adalah masalah kebangsaan. Pengusaha harus untung, tapi tidak boleh seenaknya. Semua pihak harus menang, mulai dari produsen, petani, pengusaha, hingga konsumen,” tambahnya.

Dalam arahannya, Presiden Prabowo juga mengingatkan agar penggilingan padi di daerah tidak merugikan petani. Bahkan Ia menegaskan siap mengambil langkah tegas jika ditemukan pelanggaran. “Penggilingan padi kalau main-main, saya akan tindak. Kita semua punya tanggung jawab. Saya ingin pengusaha mendapatkan keuntungan yang wajar, tetapi juga memiliki tanggung jawab terhadap kesejahteraan petani,” tegasnya.

Presiden Prabowo optimistis Indonesia akan menjadi negara yang sukses dalam mewujudkan swasembada pangan. Bahkan target yang diberikan selama empat tahun dapat dicapai lebih cepat dengan kerja sama semua pihak. “Indonesia akan jadi negara sukses, saya sangat yakin itu. Sekarang sudah terbukti bahwa target yang saya berikan empat tahun, tapi dalam waktu dekat kita akan swasembada,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, berterimakasih atas dukungan Presiden Prabowo terhadap sektor pertanian. Saat ini berbagai permasalahan yang sebelumnya menghambat produktivitas petani kini telah diatasi berkat kebijakan Presiden yang responsif terhadap kebutuhan di lapangan.

“Inilah puncak kejayaan petani. Terima kasih kepada Bapak Presiden karena seluruh permintaan petani sudah Bapak penuhi, mulai dari pupuk, penyuluh pertanian lapangan (PPL), irigasi, dan berbagai fasilitas pendukung lainnya yang dulu menjadi kendala, ” ungkap Amran

Reporter : Julian
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018