Wednesday, 21 October 2026


D’bog Crispy Karya Petani Rembang, Renyah dan Menyehatkan

15 Apr 2021, 08:19 WIB

Kripsi dari Batang Pisang

Cara Membuat

Cara pembuatan D’bog Chrispy sangat sederhana, Tetapi tidak semua pisang dapat dimanfaatkan sebagai keripik, hanya pisang yang bunganya dapat dimasak yaitu pisang raja, pisang Pipit/Bangil, pisang Susu, dan pisang Kluthuk isi yang bisa digunakan, selain pisang itu rasanya akan pahit dan hasilnya tidak maksimal.

Bahan dan cara pembuatan keripik gedebog pisang Bahan : 10 lembar gedebok pisang,diiris bagian tengah, dipotong2 ukuran 5 cm. Bumbu: 4 siung bawang putih, 1sd teh ketumbar, 5 btr kemiri, 1 ruas jari kencur, 1 ruas jari kunyit, 3 lbr daun jeruk, 1/2 sdteh garam, 250 gr tepung beras, 50gr tepung tapioka, 100 ml air.

Bahan tepung pelapis: 150gr tepung terigu, 100gr tepung tapioka, 100gr tepung beras, 1/2 sdteh garam

Cara

•             Rendam potongan gedebok pisang dengan larutan garam kurang lebih 1 jam,lalu cuci bersih dan tiriskan

•             haluskan semua bumbu lalu campur dengan tepung beras dan tapioka,encerkan dengan kekentalan tertentu

•             Masukkan potongan gedebok pisang ke dalam adonan tepung encer,angkat dan masukkan lagi ke dalam tepung kering,aduk aduk hingga semua potongan gedebok.pisang berlumur tepung

•             lalu goreng dengan minyak panas dengan api sedang hingga matang

•             angkat dan tiriskan.

Belum genap satu bulan launching, product D’bog Chrispy telah tembus orderan dengan angka 2000 pcs. Hal ini sangat diluar ekspektasi kami, sangat bersyukur dan benar benar semakin bersemangat untuk terus berinovasi. Dari olahan produk tersebut akhirmya KWT Sri Rejeki dapat mengupah lima anggotanya yang dipilih sebagai tim produksi yang tugasnya melakukan produksi setiap hari, hal ini sangat membanggakan melihat pekerjaan mereka sehari hari yang hanya pengangguran tanpa imbalan, sekarang telah mengangkat derajat kehidupan mereka. Orderan terus mengalir hingga hari ini, bahkan dari DPR RI pusat menginginkan order D’bog Chrispy sebanyak 500 pcs dalam waktu satu minggu ke depan.

Respon positif yang sangat menggembirakan membuat D’bog Chrispy semakin viral, beberapa stasiun radio dan televisi telah meliput, diantaranya Radio R2B Rembang, Radio Swara Pantura Rembang, MNC TV, Trans 7, GTV, TVRI Jawa tengah dan TVRI Yogyakarta. Sebagai Penyuluh pendamping tugas lain saya adalah membantu untuk promosi dan

melakukan pendekatan dengan tokoh masyarakat, pejabat dan para millenial yang aktiv di sosmed sebagai sarana paling penting untuk promosi. Selain itu saya telah berkoordinasi dengan Dinas Koperasi dan UMKM Rembang untuk memfasilitasi pemberian izin PIRT dan Halal secara mudah dan cepat.

Dengan viralnya D’bog Chrispy ini maka tantangan kepada KWT Sri Rejeki semakin tinggi, Alhamdulillah semua tantangan ini telah terjawab dengan hadirnya produk produk unggulan lainnya seperti D’terong Chripsy, D’Pare Chrispy, D’Bayam Chripsy, D’Krai Chrispy dan D’Waluh Chrispy. Sungguh tidak dapat diungkapkan dengan kata, kunci utama yang kita pegang adalah kekompakan dan koordinasi dari hulu hingga hilir, semua berperan dan tidak baperan. Support dari pemerintah desa, BPP, Dinas Pertanian, Kecamatan dan Stakeholder lainnya membuat kinerja ini kian nyata.

Semoga dengan hadirnya D’bog Chrispy ini akan mengangkat dan mengharumkan Kecamatan Lasem pada khususnya dan Kabupaten Rembang pada umumnya. Mari kita bersama terus gaungkan “BELA BELI PRODUK UMKM LOKAL” untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan petani dan wanita tani, Mimpi kami selanjutnya adalah semoga suatu saat produk D’bog Chrispy ini akan sampai ke tangan Gubernur Jawa Tengah Bapak Ganjar Pranowo dan Presiden RI Bapak Joko Widodo sehingga akan mendapatkan perhatian lebih bagi KWT Sri Rejeki dan KWT Berpresatasi lainnya, Bravo Penyuluh Pertanian Millenial!!!

--+

 Sahabat Setia SINAR TANI bisa berlangganan Tabloid SINAR TANI dengan KLIK:  LANGGANAN TABLOID SINAR TANI. Atau versi elektronik (e-paper Tabloid Sinar Tani) dengan klik: myedisi.com/sinartani/

Reporter : Warsana dan Nuril Anwar
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018