Rabu, 28 September 2022


Santri Tani Milenial Cilacap Sulap Sabut Kelapa jadi Pupuk Organik

24 Agu 2022, 14:50 WIBEditor : Yulianto

Kelompok Santri Tani Millenial (KSTM) Berkah Mandiri Pondok Pesantren Al Ihya Ulumaddin menunjukan produk Pupuk Organik Cair | Sumber Foto:Wasis

TABLOIDSINARTANI.COM, Cilacap---Tanaman membutuhkan berbagai macam unsur hara untuk menunjang perkembangan dan pertumbuhan, salah satunya Kalium (K). Ternyata unsur tersebut dapat diperoleh secara alami dari manfaat limbah sabut kelapa. Seperti yang dilakoni santri tani milenial di Cilacap.

Petani bisa membuat Pupuk Organik Cair (POC) Kalium dari bahan sabut kelapa memiliki banyak manfaat. Misalnya, memperkuat batang dan akar, menambah bobot atau isi buah dan biji tanaman, mencerahkan warna buah dan biji tanaman, menambah aroma harum pada buah dan membuat rasa buah lebih manis.

Cara menbuat POC Kalium bahan sabut kelapa yaitu, potong sabut  kelapa hingga menjadi potongan kecil kemudian masukan ke wadah. Larutkan air, tetes tebu dan EM4 Pertanian campur sampai merata masukan ke wadah, tutup rapat wadah dan buka tutup setiap pagi selama beberapa detik untuk membuang gasnya. Simpan bahan di tempat teduh dan biarkan selama dua minggu, setelah jadi saring larutan dan POC Kalium  dan siap di gunakan,

"Tingginya kandungan Kalium dari bahan alami sabut kelapa menjadikan POC bermanfaat untuk menjadikan bahan alternatif pengganti KCL Kimia. Warna hitam pada air rendaman sabut kelapa disebabkan oleh larutnya kandungan KCL ke dalam air," jelas Shoiman Nawawi sebagai Ketua Kelompok Santri Tani Milenial (KSTM) Berkah Mandiri Pondok Pesantren Al Ihya Ulumaddin, Kesugihan Cilacap Jawa Tengah.

POC Kalium alami sabut kelapa sudah di aplikasikan di tanaman padi sawah Keluarga Pondok Pesantren Al Ihya Ulumaddin lahan seluas 3 hektar (ha). Cara mengaplikasikan dengan menyemprotkan POC Kalium dengan takaran 200 ml dicampur air 15 liter. Aplikasi secara bertahap yakni, POC Kalium sabut keapa dapat sebagai pupuk dasar pada tahap pengolahan lahan dan selanjutnya setelah padi memasuki mas aawal tumbuh.

"Aplikasi pada tanaman padi dengan disemprotkan Pupuk Organik Cair Kalsium alami pada saat padi menjelang berbunga. Dengan harapan saat panen bulir padinya terisi dengan maksimal," harapnya.

Secara terpisah, Mukti Ali sebagai Sekretaris (KSTM) Berkah Mandiri Pondok Pesantren Al Ihya Ulumaddin mengatakan, hasil produksi POC diperkenalkan ke petani dengan mengadakan pelatihan. "Pelatihan diselenggarakan untuk memperkenalkan POC kepada kalangan petani dan Kelompok Wanita Tani agar dapat membuat POC dan mengaplikasikannya pada tanaman," jelasnya.

Selain itu KSTM Berkah Mandiri juga memproduksi POC lainnya. Diantaranya, Plant Growth Promoting Rhizobacterial (PGPR) sebagi bakteri pemacu pertumbuhan tanaman yang merupakan bakteri baik yang bisa hidup diakar tanaman. Selain itu, MOL bahan bonggol pohon pisang.

KSTM Berkah Mandiri bermitra dengan Pusat Pelatihan Pertanian Perdesaan Swadaya (P4S) Gunung Kemit, Desa Dondong Kecamatan Kesugihan, Kapaten Cilacap.  Dengan luas lahan kebun 2 ha yang ditanami tanaman hortikultura dan kopi. Lahan tersebut dalam tahap penataan untuk Agrowisata Edukasi Pertanian Terpadu bagi Siswa dan Mahasiswa

Reporter : Wasis
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018