
Bupati Ratnawati Arif meninjau langsung kesiapan operasional pabrik pengolahan porang milik PT Bintang Asri Alami yang berlokasi di Jalan Halim Perdana Kusuma, Kelurahan Lappa, Kecamatan Sinjai Utara.
TABLOIDSINARTANI.CO, Sinjai --- Ratnawati Arif meninjau langsung kesiapan operasional pabrik pengolahan porang milik PT Bintang Asri Alami yang berlokasi di Jalan Halim Perdana Kusuma, Kelurahan Lappa, Kecamatan Sinjai Utara.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Sinjai dalam memastikan investasi yang masuk benar-benar memberi dampak ekonomi bagi masyarakat, khususnya melalui penyerapan tenaga kerja dan penguatan sektor pertanian lokal.
Didampingi sejumlah pimpinan perangkat daerah, Bupati Ratnawati meninjau berbagai fasilitas pabrik, mulai dari kondisi bangunan, infrastruktur penunjang, hingga kesiapan mesin produksi yang akan digunakan untuk mengolah porang atau Amorphophallus muelleri, salah satu komoditas pertanian bernilai ekspor.
Menurutnya, kehadiran pabrik pengolahan porang ini menjadi tonggak penting bagi kemajuan sektor pertanian di Sinjai. Selain membuka peluang kerja baru, industri tersebut juga dinilai sebagai bentuk nyata hilirisasi pertanian, di mana hasil bumi masyarakat tidak lagi dijual dalam bentuk mentah, melainkan diolah menjadi produk bernilai tambah di daerah sendiri.
“Setiap investasi yang masuk ke Sinjai harus memiliki keberpihakan terhadap masyarakat lokal. Kami berharap perusahaan dapat mengakomodasi tenaga kerja daerah dan membangun kemitraan yang kuat dengan para petani,” ujar Ratnawati.
Ia menegaskan, kehadiran industri pengolahan ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta menjadi solusi bagi pengembangan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Sementara itu, Direktur PT Bintang Asri Alami, Alim, memastikan pihaknya berkomitmen memberdayakan masyarakat lokal dalam operasional perusahaan.
Ia menyebutkan, sekitar 95 persen tenaga kerja yang akan direkrut berasal dari Kabupaten Sinjai, dengan mayoritas merupakan warga Kelurahan Lappa sebagai wilayah tempat berdirinya pabrik.
“Kami berkomitmen penuh untuk melibatkan masyarakat lokal. Sebagian besar karyawan kami nantinya berasal dari Sinjai, khususnya warga sekitar lokasi pabrik,” kata Alim.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ratnawati juga menanggapi keluhan warga terkait kerusakan jalan di sekitar kawasan industri akibat aktivitas kendaraan operasional perusahaan. Menurutnya, pihak perusahaan telah menyatakan kesiapan untuk segera melakukan perbaikan.
“Manajemen perusahaan sudah menyampaikan komitmennya untuk memperbaiki jalan yang rusak agar aktivitas masyarakat tetap nyaman dan aman,” jelasnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kawasan industri tersebut dibangun di atas lahan seluas sekitar tujuh hektare. Ke depan, area itu direncanakan berkembang menjadi pusat industri pengolahan hasil pertanian dan kelautan terpadu di Sinjai.
Selain pabrik porang, perusahaan juga berencana membangun dua hingga tiga unit pabrik tambahan, termasuk fasilitas pengolahan rumput laut. Kehadiran kawasan industri terpadu ini diharapkan mampu menggerakkan roda ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sinjai secara signifikan.



