Friday, 18 June 2021


Untung Tumpangsari Porang dan Pisang Raja di Sidrap

06 Jun 2021, 19:01 WIBEditor : Ahmad Soim

Mentan SYL tinjau Tumpangsari Porang dengan Pisang Raja di Sidrap | Sumber Foto:Suriady

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Sidrap -- Tumpang sari Porang dengan Pisang Raja dilakukan petani milenial di Sindrap Sulsel. Dari tanaman pisang bisa diperoleh pendapatan Rp 200 juta per ha.

Hal itu terungkap saat Menteri Pertanian (Mentan) RI, Syahrul Yasin Limpo (SYL) melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Sidrap tepatnya di Perkebunan Porang Kelompok Tani "Semangat Milenial" di Desa Talumae, Kecamatan Wattang Sidenreng, Kabupaten Sidrap, Provinsi Sulawesi Selatan, Sabtu 5 Juni 2021.

Pembina Kelompok Tani Semangat Milenial Syaharuddin Alrif dalam kesempatan tersebut menyampaikan laporannya bahwa ada 400 hektar lahan pengembangan di Kabupaten Sidrap yang berada di 7 desa sehingga kedepan industri pengolahan hasil panen harus segera diupayakan untuk menghasilkan produk siap pakai yang akan diekspor ke berbagai negara. Hngga saat ini luas lahan porang di Provinsi Sulawesi Selatan baru mencapai 2.000 hektar dengan hasil perhektarnya mencapai Rp 270 juta hingga Rp 300 juta.

"Dari hasil budidaya yang kami lakukan maka sudah menghasilkan benih yang berkualitas, sudah berlabel dan bersertifikat jadi buat masyarakat yang ingin tanam tidak perlu khawatir, benih ini sudah siap disebar ke masyarakat untuk dikembangkan ditempat lain," sebutnya.

"Kami berharap bantuan Pak Menteri Pertanian agar bisa menambah pengembangan porang di Sulawesi Selatan ini dari 2.000 menjadi 25.000 hektar. Dari luasan ini, menghasilkan uang yang berlipat-lipat. Petani siap membudidayakan porang," kata Syaharuddin.

BACA JUGA:

Lebih lanjut, Syaharuddin Alrif mengatakan bahwa kebun porang yang dikembangkannya mulai dari tahun 2020 ditumpangsarikan dengan komoditas pisang. Kebun ini diharapkan dapat menjadi percontohan seluruh masyarakat Indonesia untuk menggarap budidaya porang secara modern, profesional, dan maju," lanjut Syaharuddin.

"Dengan menanam pisang kita mampu menghasilkan Rp 200 juta perhektar selama satu setengah tahun. Ini bisa membiayai kehidupan sehari-hari dan hasil porangnya nanti kita tabung buat beli mobil," ujarnya.

Sementara Mentan SYL dalam kunjungan kerjanya itu mendorong petani-petani muda untuk bergairah dan memiliki kreativitas mengelola sektor pertanian sehingga menghasilkan produk siap pakai. Tidak hanya itu, petani milenial yang agresif dalam dunia pertanian juga akan disupport oleh jajaran pemerintah.

"Hari ini saya bersama Syaharuddin Alrif petani milenial andalan bahkan duta petani milenial kita secara nasional yang mengembangkan terobosan-terobosan pertanian. Sesuai arahan Presiden Jokowi meminta saya melakukan akselerasi-akselerasi penting dan serius terhadap komoditas-komoditas yang memang menjanjikan memiliki skala ekonomi," demikian disampaikan Mentan SYL saat meninjau Kelompok Tani Semangat Milenial.

Hari ini Syaharuddin membuktikan tanah yang seperti apa adanya ini dengan porang bisa menghasilkan miliaran rupiah dan tidak hanya itu tumpangsari beliau lakukan dengan pisang," ucapnya.

Menurut Mentan SYL, upaya memajukan komoditas porang hingga menghasilkan kualitas ekspor yang bagus. Melibatkan peran lintas kementerian. Kementan di sisi pengembangan budidaya dan produksinya, sinergitas yang dilakukan oleh lembaga lainnya dilaksanakan seperti dari Kementerian Perindustrian yang membina industri pengolahan, sedangkan pasar dan ekspor oleh Kementerian Perdagangan.

"Porang ini masuk super prioritas pertanian. Porang ini masa depan. Saya mau lihat hasil pengembangannya dalam 3 bulan lagi. Buat ini lebih kuat," kata SYL.

Perlu diketahui, produksi komoditas porang sebanyak 80 hingga 85 persen dihasilkan dalam bentuk chips untuk diekspor, sedangkan 10 hingga 15 persen untuk konsumsi dalam negeri dalam bentuk beras porang maupun mie porang. Selain pengolahan pasca panen menjadi beras dan mie, komoditas porang mempunyai 21 produk turunan dalam bentuk makanan lainnya, kosmetik, industri dan yang lainnya.

"Pak Dirjen, saya mau sisi intervensi pertanian nanti bisa mengangkat kesejahteraan petani itu 20 persen, hitung itu, ini harus segera dikerjakan,"tutur Mentan SYL.

Dalam kunjungan kerjanya di Sidrap Mentan SYL mengunjungi beberapa titik lokasi seperti mengunjungi penggilingan padi di Desa Mojong dan Talumae, melepas truk mobil beras yang akan didistribusikan ke Kupang, mengunjungi kolam ikan bioflok, mengunjungi gudang PT Alfatih Porang Indonesia, mengunjungi tempat pembenihan pembibitan, mengunjungi rumah burung walet, panen benih katak porang, mengunjungi perkebunan kelompok tani Semangat Milenial dengan menggunakan motor trail, jamuan makan di kelompok tani semangat milenial, panen pisang raja dan sekolah porang.

-----

 Sahabat Setia SINAR TANI bisa berlangganan Tabloid SINAR TANI dengan KLIK:  LANGGANAN TABLOID SINAR TANIAtau versi elektronik (e-paper Tabloid Sinar Tani) dengan klikmyedisi.com/sinartani/

Reporter : Suriady
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018