Friday, 07 August 2020


Dapat Bantuan Bibit Mangga, Petani Optimis Semangat Bertani

28 Mar 2019, 00:09 WIBEditor : Gesha

Petani sangat bersyukur dan semangat bertani dengan beragam bantuan yang diberikan Kementerian Pertanian | Sumber Foto:HUMAS KEMENTAN

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Subang --- Menambah rangkaian kunjungan kerja di Jawa Barat, Menteri Pertanian datang juga ke bumi jawara, Subang. Aneka bantuan produktif diberikan, salah satunya bibit mangga yang membuat petani optimis bertanam.

”Saya ucapkan terima kasih dan sangat senang,  semoga akan menambah penghasilan dan keuntungan saya”, ungkap petani mangga yang juga menjadi anggota Kelompok Tani Harum Manis, Desa Bojonagara, Kecamatan Tambak Dahan, Abdul Karim. Memiliki 10 ha lahan, Karim biasa menjual hasil panen ke daerah Bandung dan Tangerang, dengan harga 15-20 ribu per kilogram.

Bantuan bibit mangga tersebut adalah salah satu dari bantuan APBN senilai Rp 1,3 miliar khusus dari Ditjen Hortikultura, Kementerian Pertanian. Bantuan tersebut terdiri  1000 bibit mangga yang setara dengan 10 ha, cabe keriting priyayi, oyong ladies, buncis talawang dan sawi saka.

Selain itu juga diberikan bantuan berupa pengembangan kawasan berupa  bawang putih seluas 10 ha senilai Rp 350 juta, cabai besar seluas 20 ha senilai Rp 260 juta, nenas seluas 15 ha senilai Rp. 320,250 juta, pengembangan kawasan manggis seluas 2 ha senilai Rp. 105,5 juta, fasilitasi bangsal pasca panen  1 unit senilai Rp 190 juta, sarana  pasca panen 1 unit senilai Rp. 50 juta dan alat pengolahan jamur 1 unit senilai Rp. 90 juta.

Direktur Jenderal Hortikultura, Suwandi mengungkapkan  bahwa dalam  rangka ulang tahun Subang ke 71, Kementan sangat mendukung dalam pelaksanaan program pembangunan pertanian. ”Khusus hortikultura kita berikan fasilitas bibit mangga 1000 pohon dan cabai. Potensi hortikultura di Subang dari sisi market sangat potensial, karena jaraknya relatif dekat dengan pasar Jakarta”, jelas Suwandi.

Lebih lanjut Suwandi menambahkan bahwa sisi topografi dan agroklimat Subang sangat sesuai untuk pengembangan hortikultura khususnya buah dan sayuran. ”Di samping lahan masih luas, keberhasilan pertanian Subang sangat dipengaruhi oleh keterkaitan antara market dan suplai, sehingga bisa fokus untuk pengembangan hortikultura yang lebih maju,” ujarnya.

Sementara itu Bupati Subang, H. Ruhimat sangat mengapresiasi bantuan dan dukungan dari kementerian pertanian. ”Terima kasih kepada pak Menteri yang sangat peduli kepada kabupaten Subang. Kami akan wujudkan petani Jawara yang berlambang kejayaan, keistimewaan dan kesejahteraan”, terang Ruhimat.

Menurut dia, dukungan pembangunan pertanian memegang peranan penting dalam mewujudkan stabilitas nasional. ”Kawasan Subang merupakan kawasan pertanian nasional. Untuk 5 tahun ke depan, pertanian merupakan sektor prioritas di Subang melalui Jawara Pakaya. Lebih dari 50 persen masyarakat kami adalah petani ”, ujarnya.

 

Reporter : Armilawaty Razak
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018