Wednesday, 14 April 2021


Menang Kontes Burung, Okas Nabung untuk Nikah

05 Apr 2021, 12:00 WIBEditor : Ahmad Soim

Syauqas Rahmatillah menang kontes burung | Sumber Foto:Abda

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Banda Aceh -- Namanya Syauqas Rahmatillah.  Sering dipanggil Okas (30). Selain bekerja sebagai tenaga kontrak di Rumah Sakit Umum Zainal Abidin (RSUZA) Banda Aceh, ia hobi memelihara beberapa ekor burung.

Kicauan burungnya memukau dewan juri dalam ajang kontes burung berkicau yang diselenggarakan di Cafe Roment, Banda Aceh (4/4/21).  Agus, salah satu dewan Juri mengatakan dewan juri memutuskan, burung milik Okas berhak meraih juara I, untuk klas burung Love Bird dewasa, mengalahkan 30an peserta.

Para pemenang kata dia, selain mendapatkan sertifikat dan piala, juga diberikan sejumlah dana pembinaan, untuk memotivasi peserta. Dijelaskan, ajang kontes yang diselenggarakan berkala tersebut diikuti 50-80 peserta yang tampil di berbagi kelas dan jenis burung.

Okas mengatakan di beberapa ajang kontes burung yang pernah diikuti sejak 2017, burungnya selalu tampil eksis, aktif dan menarik perhatian sehingga sering mendapat juara. Di rumahnya ada beberapa jenis burung yang dipeliharanya, selain Love Bird ada burung  Kenari, Murai, Cungkok, Konin, Kapas Tembak dan juga ada Tengkek Buto.

BACA JUGA:

Burung burung tersebut  selain dirawat juga selalu dilatih untuk lebih agresif dan berani tampil untuk berkicau.  "Alhamdulillah semua burung ketika tampil di kontes selalu mendapat juara", ungkapnya bangga.

Walaupun hadiah yang diberikan panitia tidak seberapa jumlahnya, hanya untuk stimulan pembinaan saja, namun dana tersebut tidak saya habiskan.  "Uangnya saya belikan makanan burung dan sisanya saya tabung untuk biaya menikah", bebernya. 

Dari keikutsertaan dalam beberapa kontes ada 30 ekor burungnya yang sudah terjual. "Terakhir Ada yang menawar seharga Rp.5 juta, tapi belum ada rencana untuk menjual", imbuhnya.

Padahal burung Love Bird yang dibelinya tahun 2018 itu, seharga Rp. 1,5 juta. "Tapi saya masih sayang karena kicauannya sangat merdu", ujarnya promosi.

Anak bungsu dari empat bersaudara ini mengaku menggeluti hobi memelihara burung, untuk menjauhi pergaulan dari hal hal bersifat negatif.

Menurutnya kontes burung ini merupakan hal yang positif. "Dengan ada kesibukan seperti ini dapat menghindari pergaulan bebas dan terjerumus Narkoba", pungkasnya.

Ia juga menghimbau kepada remaja putus sekolah agar tidak cepat putus asa. "Dari hanya sekedar hobi, kita juga bisa membuka toko burung yang dapat dijadikan usaha kedepan", harapnya.

 -+ 

Sahabat Setia SINAR TANI bisa berlangganan Tabloid SINAR TANI dengan KLIK:  LANGGANAN TABLOID SINAR TANIAtau versi elektronik (e-paper Tabloid Sinar Tani) dengan klikmyedisi.com/sinartani/

Reporter : Abda
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018