Friday, 07 May 2021


Modal Rp 10 Juta, Ocang Jual Burung Keliling Daerah 

16 Apr 2021, 09:08 WIBEditor : Ahmad Soim

Jual burung di Sidrap | Sumber Foto:Suriady

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Sidrap -- Ruslan yang akrab disapa Ocang (48) adalah seorang penjual burung keliling sejak tahun 2016 di Sulsel.

Dengan modal 10 juta, Ocang menjalankan bisnis burungnya, Lambat laun barang dagangnya semakin komplit, Bahkan, juga  menjual berbagai jenis ayam, kelinci, dan hamster.

"Alhamdulillah, selain jualan burung, ayam, kelinci dan hamster kami juga menjual sangkar burung, sangkar ayam, dan pakan," ungkap Ocang.

Ocang  mengatakan bahwa "semua ini butuh proses dan waktu untuk melengkapi kebutuhan-kebutuhan para pecinta burung dan hewan lainnya. Awalnya hanya jual jenis-jenis burung, hari demi hari rizeki yang kami dapatkan selama ini itulah yang kami kumpulkan untuk melengkapi kebutuhan yang sangat dicari mulai burung, ayam, dan lainnya dengan kualitas yang bagus dan harga terjangkau,"jelasnya.

BACA JUGA:

Burung yang dijual Ocang beragam, mulai dari Love bird, kankif, merpati, parkir australia, ciblek, jalak turen, tringganis, kenari, jalak kapas, burung finc, cicak janggot, perkutuk jawa, tekukur, kacer, mutiara, gelatik jawa.

Harga burung yang dijual mulai dari harga termurah Rp 50 ribu hingga yang termahal  Rp 700 ribu  tergantung dari varian dan kualitasnya.

Selama 5 tahun jualan keliling, akhirnya Ocang telah memiliki kios sendiri yang sudah berjalan 5 bulan yang sebelumnya hanya jual keliling dari daerah ke daerah, modal awal usahanya hanya Rp 10 juta dengan Omset penjualan perbulannya mencapai Rp 25 juta.

Banyak suka duka yang dialami Ocang selama jualan, seperti burung kabur dan kena penyakit.

"Biasanya pembeli kami berasal dari Palopo, Bone, Parepare dan Soppeng," kata Ocang 

Untuk menjaga pelanggan kami tetap memberikan harga yang sangat terjangkau dan sangat murah dan pelayanannya pun dengan setulus hati. "Semua ini kami lakukan untuk menjaga konsumen biar tidak kemana-mana,"tutup Ocang.

Ocang membuktikan bahwa bisnis jual burung, dan hewan lainnya bisa menjadi mata pencaharian yang terbilang menjanjikan, selama masih banyak pecinta burung, ayam, kelinci dan hamster bisnis tersebut tampaknya tidak akan padam.

 

-+

 Sahabat Setia SINAR TANI bisa berlangganan Tabloid SINAR TANI dengan KLIK:  LANGGANAN TABLOID SINAR TANIAtau versi elektronik (e-paper Tabloid Sinar Tani) dengan klikmyedisi.com/sinartani/

 
Reporter : Suriady
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018