Rabu, 22 Mei 2019


Penyuluh, Petani dan Santri Bersinergi Mewujudkan Indonesia Lumbung Pangan Dunia 2045

16 Peb 2019, 17:58 WIBEditor : Ahmad Soim

Kepala Badan PPSDM Pertanian Kementan Momon Rusmono (ketiga dari kiri) di Kabupaten Bandung Jabar (15/2), saat Temu Teknis Penyuluh dan Petani | Sumber Foto:Hasan L

Petemuan teknis antara Penyuluh, Petani dan Santri Milenial ini diharapkan sangat bermanfaat bagi mereka dalam menggalang koordinasi dan melakukan sinergi untuk meningkatkan kapasitas dan ketrampilannya dalam mengembangkan usaha di bidang pertanian



TABLOIDSINARTANI.COM, Bandung - Untuk mewujudkan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia pada tahun 2045, sinergitas antara penyuluh, petani dan Santri  perlu dibangun dalam membangun pertanian modern.

 

"Dalam rangka itu, Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian  melakukan program program yang melibatkan para penyuluh,  petani dan Santri Milenial," kata Kepala Badan PPSDM Pertanian Kementan Momon Rusmono di Kabupaten Bandung Jabar (15/2), saat Temu Teknis Penyuluh dan Petani, dengan peserta kurang lebih 2000 orang.



Saat membuka kegiatan temu teknis tersebut Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Momon Rusmono mengatakan kegiatan ini ditujukan untuk mensinergikan  penyuluh, petani dan Santri Milenial agar siap mewujudkan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia 2045, sehingga dapat memperkuat perekonomian pedesaan. 



Momon Rusmono dalam pengarahannya mengatakan adalah tugas  Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian yang merupakan unit eselon 1, untuk terus membangun SDM pertanian (penyulu, petani dan petani milenial) yang berkualitas, profesional dan berdaya saing sehingga mampu membawa Indonesia menuju lumbung pangan dunia 2045.



Petemuan teknis antara Penyuluh, petani dan Santri Milenial ini diharapkan sangat bermanfaat bagi mereka dalam menggalang koordinasi dan melakukan sinergitas untuk meningkatkan kapasitas dan ketrampilannya dalam  mengembangkan usaha di bidang pertanian. Selain itu, akan terjadi tukar pengalaman di antara mereka, berupa membangun jejaring, melihat peluang pasar,   permodalan, dunia usaha dan mampu mengakses teknologi yang inovatif. 

Reporter : Hasan L
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018