Wednesday, 14 April 2021


Penyuluh PPPK : Perjuangan ini Telah Kami Nantikan

05 Apr 2021, 18:37 WIBEditor : Gesha

Penyuluh Pertanian PPPK dari Kabupaten Cianjur Munirul Iman (kiri) dan Siti Maksum (kanan) | Sumber Foto:Nattasya

TABLOIDSINARTANI.COM, Bogor --- Asa dan harapan dari penyuluh mengenai kejelasan status Aparatur Sipil Negara (ASN) kini sudah terlihat dengan diangkatnya mereka menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). 

"Kami ucapkan terima kasih kepada Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP) dan jajarannya atas perjuangan bersama untuk pengangkatan THL TBPP menjadi PPPK,"ungkap salah satu penyuluh pertanian PPPK dari BPP Karang Tanjung, Kab Pandeglang, Provinsi Banten, Nono Anugrah.

Diakuinya, bukanlah hal yang mudah untuk memperjuangkan status dan keberadaan penyuluh di sektor pertanian. Karena itu, dirinya berharap jika penyuluh bisa terus dibimbing dalam melaksanakan tugas dan pekerjaannya dalam menjaga stabilitas produksi khususnya terkait pengawalan data tanam, data panen dan informasi harga yang terinput dalam agriculture war room dan terintegrasi dalam Simluhtan.

Hal serupa juga diungkapkan oleh penyuluh PPPK BPP Wolowaru, Ende Nusa Tenggara Timur, Angelina yang mengaku mendapat dukungan penuh dari Pemkab Ende dan Pemprov Nusa Tenggara Timur untuk menjadi penyuluh pertanian berdedikasi bagi Indonesia bagian Timur. 

Baca Juga : 

Terima Kasih! Penyuluh THL-TBPP kini Menjadi ASN PPPK

Mentan SYL : Tugas Penyuluh Membuat Petani Hidupnya Lebih Baik !

Sementara itu, penyuluh PPPK dari BPP Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur, Munirul Iman mengaku akan memanfaatkan sebaik mungkin status PPPK yang telah disandangnya dengan baik untuk kemajuan pertanian di Kabupaten Cianjur. 

"Status ini sangat kami nantikan dan sekarang sudah terealisasi. Mudah-mudahan Penyuluhan bisa lebih eksis dan terasa untuk kemajuan pertanian," harapnya.

Sebagai koordinator penyuluh di BPP Cikalongkulon, Munirul mengaku tengah merancang program agar BPP bisa lebih maju dan petani binaannya bisa merasakan manfaat dari kehadiran penyuluh dan BPP.

Baca Juga :

PPPK, Status ASN Rasa Pegawai Swasta Tapi Digaji Negara

PPPK Penyuluh Pertanian, Status Baru dan Pencapaian Baru

Upaya tak jauh berbeda juga akan dilakukan oleh penyuluh PPPK dari BPP Cianjur, Siti Maksum yang merupakan THL TBPP angkatan 2 (2008). Dirinya sudah membina Desa Babakan Karet Kecamatan Cianjur selama 12 tahun, dan tahun 2021 seiring pengangkatannya menjadi PPPK dipindahkan ke Desa Mekarsari dan Kelurahan Sayang.

"Kami akan meningkatkan kemitraan dengan Poktan Organik yang telah menembus pasar modern hingga ke Bandung, Karawang, Tasikmalaya dan beberapa reseller di Indonesia," jelasnya.Target selanjutnya dari Siti Maksum adalah mampu meningkatkan sikap, keterampilan dan pendidikan dari petani binaannya.

Diakuinya, penugasan bagi para penyuluh memang lebih banyak, terutama untuk penguasaan teknologi digital disamping pendampingan kepada petani. Namun, Siti Maksum tidak menyerah untuk bisa membagi waktu dalam pelayanan penyuluhan dan belajar penguasaan teknologi digital dan menularkannya kepada petani. "Harus pintar bagi waktu dan manfaatkan peluang," pesannya.

==

Sahabat Setia SINAR TANI bisa berlangganan Tabloid SINAR TANI dengan KLIK:  LANGGANAN TABLOID SINAR TANIAtau versi elektronik (e-paper Tabloid Sinar Tani) dengan klikmyedisi.com/sinartani/

Reporter : Nattasya
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018