Selasa, 22 Januari 2019


Petani Rawa Diajari Pusluhtan Membuat Perusahaan Agribisnis dalam Program Serasi

13 Des 2018, 06:29 WIBEditor : Ahmad Soim

Penguatan Kelembagaan Petani di Lahan Rawa agar jadi sebuah perusahaan agribisnis | Sumber Foto:Nur Fajar

Pada tahun kedua gapoktan didorong untuk menjadi Badan Usaha Milik Petani yang bentuknya dapat berupa Koperasi atau PT.

 

 TABLOIDSINARTANI.COM - Kecamatan Muara Telang menjadi pilot project dari Program Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani (SERASI) Kementerian Pertanian. Target awal untuk program ini akan dilaksanakan di empat desa yaitu Desa Telang Rejo, Telang Karya, Sumber Hidup dan Telang Makmur. Salah satu kegiatan untuk mendukung Program SERASI adalah dengan penguatan kelembagaan petani melalui penumbuhan dan pengembangan poktan/gapoktan dengan membuat design membangun unit usaha bisnis korporasi di setiap desa.

 

 Pusat Penyuluhan Pertanian melakukan sosialisasi kepada ketua kelompoktani, gapoktan, UPJA dan perangkat desa dari keempat desa tersebut. Kegiatan  dilaksanakan di rumah Kepala Desa Telangrejo   dengan menghadirkan perwakilan beberapa poktan dan gapoktan dari empat desa yang berada di Kecamatan Muara Telang, serta Penyuluh Pertanian Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumatera Selatan dan Penyuluh Pertanian dari masing-masing wilayah kerja desa tersebut (12/12).  Kepala Bidang Penyelenggaraan Penyuluhan, Zahron Helmy dan Kepala Sub Bidang Kelembagaan Petani, Yoyon Haryanto beserta Tim hadir dalam pertemuan ini.

 

Ada beberapa poin penting yang telah disepakati pada pertemuan tersebut diantaranya adalah pada tahun pertama pengembangan unit usaha bisnis dikelola oleh gapoktan yang dilaksanakan di setiap desa.

 

BACA JUGA:

> Selama 4 Tahun 385.170 Unit Alsintan Digelontorkan ke Petani

> Menteri Amran Pertanian Alami Transformasi Besar Dalam 4 Tahun

> Inilah hasil program terobosan Kementerian Pertanian dalam 4 Tahun Terakhir

 

Pada   tahun kedua gapoktan didorong untuk menjadi Badan Usaha Milik Petani yang bentuknya dapat berupa Koperasi atau PT. Selain itu perlu ada penggerak unit usaha agribisnis yang digerakan oleh seorang manajer khusus untuk mengelola bisnis gapoktan dan masih berada di bawah koordinasi Kepala Desa. Manajer tersebut dapat berasal dari Kepala Desa, Penyuluh Pertanian atau individu yang memiliki kemampuan dalam jejaring dan kemitraan, serta diharapkan unit-unit usaha yang sudah berjalan di desa ke depannya di dorong agar masuk ke dalam pengelolaan gapoktan.

 

Reporter : Nur Fajar
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018