Thursday, 13 August 2020


Dibantu TNI, Tingkat Keberhasilan Cetak Sawah Cukup Tinggi

24 Jan 2019, 11:46 WIBEditor : Yul

TNI bekerjasama dengan instansi pertanian setempat

TABLOIDSINARTANI.COM, Banda Aceh -- Sejak tahun 2017 lalu, program cetak sawah yang terdiri dari land clearing, land leveling, pembuatan tali air dan jalan produksi, ditangani TNI bekerjasama dengan instansi pertanian setempat. Melalui kerjasama seperti ini, terbukti keberhasilan program ini bisa mencapai di atas 70%. Sementara dengan pola lama yaitu swakelola petani, tingkat keberhasilannya rata-rata di bawah 40%, bahkan ada yang gagal sama sekali sehingga berdampak pada permasalahan hukum.

Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian, Kementerian Pertanian, Pending Dadih Permana mengatakan, program cetak sawah merupakan salah satu upaya untuk menambah luas baku lahan sawah sekaligus sebagai salah satu solusi dan kompensasi terhadap alih fungsi lahan yang terjadi saat ini. “Dalam kurun 4 tahun terakhir (2015-2018) sudah melaksanakan kegiatan cetak sawah baru di berbagai daerah seluas 215.811 ha,” katanya.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, A. Hanan, SP, MM mengatakan, pihaknya tidak ingin program cetak sawah baru menimbulkan masalah hukum yang akhirnya menjerat aparatur, seperti yang terjadi di beberapa daerah dalam beberapa tahun terakhir.

“Untuk itu kita sepakat program cetak sawah baru kita bekerja sama dengan teman-teman TNI. Untuk pekerjaan fisik menjadi tugas TNI, sementara yang terkait dengan teknis tetap menjadi tanggung jawab kita,kata Hanan.

Hanan berharap adanya sharing anggaran dari APBK maupun APBA untuk mendukung program yang menjadi salah satu fokus upaya khusus (upsus) percepatan swasembada pangan ini. Hanan menyadari selama ini program cetak sawah hanya mengandalkan anggaran dari APBN yang jumlahnya sangat terbatas dan semua provinsi berebut untuk mendapatkan.

“Kami berharap ada sharing anggaran dari kabupaten maupun provinsi untuk mendukung program ini, karena program ini langsung menyentuh hajat hidup masyarakat, katanya.

Reporter : Kontributor
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018